Cara Menjawab Pertanyaan Wawancara yang Mengukur Critical Thinking Skill dengan Metode SHER

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 24 Juli 2024 | 18:23 WIB
Ilustrasi: Perusahaan seringkali memberikan pertanyaan wawancara untuk menilai critical thinking skills atau keterampilan berpikir kritis kamu. (Freepik/Jcomp)
Ilustrasi: Perusahaan seringkali memberikan pertanyaan wawancara untuk menilai critical thinking skills atau keterampilan berpikir kritis kamu. (Freepik/Jcomp)

PejuangKantoran.com - Jika kamu merasa tegang saat menghadapi wawancara kerja, mungkin karena kamu sadar bahwa setiap pertanyaan yang diberikan mengandung “jebakan betmen”.

Artinya, pertanyaan saat wawancara kerja itu memang dirancang untuk berbagai tujuan tertentu. Salah satunya, menilai critical thinking skill atau kemampuan berpikir kritis kamu.

Perusahaan sangat menghargai keterampilan berpikir kritis karena hal itu menunjukkan kemampuan kamu dalam menganalisis informasi, memecahkan masalah secara kreatif, dan membuat keputusan yang tepat.

Baca Juga: Beiersdorf Indonesia Buka Lowongan Pekerjaan Sebagai eCommerce Performance Marketing Assistant Manager

Di dunia yang dipenuhi dengan AI, data yang melimpah, pengambilan keputusan yang semakin cepat, dan kemampuan bekerja mandiri sejak diberlakukannya sistem kerja jarak jauh, keterampilan berpikir kritis menjadi skill yang makin dibutuhkan oleh perusahaan.

Cara menjawab pertanyaan yang mengukur critical thinking skill

Saat menjawab pertanyaan yang mengukur kemampuan berpikir kritis, kamu dituntut untuk menunjukkan bagaimana menganalisis situasi, menilai dan memecahkan tantangan, serta merefleksikan dan belajar dari pengalaman kamu.

Untuk mampu menjawab pertanyaan yang kompleks dengan baik, kamu bisa menggunakan Metode SHER.

Metode SHER, singkatan dari Situation, Hurdle, Endgame, dan Reflection, adalah pendekatan terstruktur untuk menjawab pertanyaan saat wawancara kerja.

Saat menggunakan metode ini, kamu memulai dengan menjelaskan secara singkat Situasi atau konteks pengalaman yang kamu bagikan. Kemudian, jelaskan Hurdle atau rintangan yang kamu hadapi.

Selanjutnya, kamu bisa memerinci Endgame, yang mencakup tindakan yang kamu ambil untuk mengatasi tantangan dan hasil yang kamu capai.

Baca Juga: Studi: 1 dari 5 Karyawan di Seluruh Dunia Ternyata Kesepian

Terakhir, akhiri dengan Refleksi, membagikan apa yang kamu pelajari dari pengalaman tersebut dan bagaimana pengalaman tersebut memengaruhi perilaku profesional kamu selanjutnya.

Metode SHER sangat ampuh untuk menunjukkan keterampilan berpikir kritis karena memandu kandidat untuk menganalisis situasi secara sistematis, mengidentifikasi tantangan, menjelaskan proses pemecahan masalah, serta merefleksikan hasil dan pembelajaran.

Metode ini menunjukkan kemampuanmu untuk berpikir kritis dan belajar dari pengalaman dengan cara yang terstruktur dan menarik. Dan itulah landasan critical thinking skill.

Saat menjawab pertanyaan wawancara untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, ingatlah hal-hal berikut:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes, Workable

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X