news

Kata Siapa Karyawan Cantik Lebih Diuntungkan? Survei: Terlalu Cantik Malah Merugikan!

Minggu, 4 Agustus 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi: Penelitian menunjukkan, perempuan berpenampilan menarik dianggap kurang bisa dipercaya, lebih manipulatif, dan berbahaya. (Bing AI/PejuangKantoran.com)

PejuangKantoran.com - Selama ini orang meyakini bahwa hidup akan lebih mudah bagi orang-orang cantik atau ganteng.

Mereka lebih diperhatikan, diperlakukan dengan lebih baik, lebih mungkin diterima bekerja, atau karirnya lebih cepat naik.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa karyawan cantik lebih banyak mengalami kesulitan di tempat kerja daripada perempuan atau laki-laki yang berpenampilan rata-rata.

Baca Juga: 7 Cara Alternatif Mengatakan “As Per Our Conversation Saat Kirim Email di Kantor

Perempuan berpenampilan menarik dianggap kurang bisa dipercaya, lebih manipulatif, dan berbahaya, demikian menurut Wendy Patrick, pengacara pidana dan dosen di Fowler School of Business di San Diego Statue University.

Selain itu, karyawan cantik lebih mungkin menjadi obyek seksual, dan hal itu membahayakan karir mereka, jelas Dr. Patrick.

Hal yang mungkin sudah kamu duga, “Situasi tersebut dipicu oleh rasa cemburu dan persaingan yang mendasar (di antara karyawan perempuan yang lain)”, tulis Dr. Patrick dalam sebuah kolom untuk Psychology Today.

Stefanie Johnson, Lektor Kepala di Organizational Leadership and Information Analytics, University of Colorado, yang sudah mempelajari topik tersebut, sepakat bahwa karyawan berpenampilan menarik bisa dianggap berbahaya.

Meskipun begitu, orang-orang cantik memang tidak selamanya mendapat perlakuan buruk. Sebuah studi Harvard tahun 2022 menunjukkan, orang yang menarik cenderung tampil lebih baik saat wawancara kerja, dan memperoleh gaji yang lebih besar daripada orang berpenampilan rata-rata.

Selain itu, orang yang dinilai menarik, bahkan saat remaja, ternyata cenderung memperoleh gaji yang lebih besar daripada orang tua mereka 20 tahun kemudian, daripada mereka yang tidak dinilai menarik.

Baca Juga: 6 Skills yang Wajib Dikuasai Project Manager yang Mumpuni agar Proyek Berjalan Efisien

Namun, manfaat tersebut jauh lebih terasa bagi laki-laki daripada perempuan, demikian menurut hasil studi tahun 2023 dari Polish Academy of Sciences, Polandia.

Bahkan kalau karyawan yang menarik diuntungkan dalam mendapatkan posisi baru, mungkin lebih sulit bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka layak mendapat posisi tersebut dan mempertahankannya.

Ada dua studi yang berpengaruh yang telah memperkuat gagasan ini, kata Dr. Patrick.

Yang pertama, diterbitkan pada tahun 2012 oleh Profesor Susanne Braun, yang mengkhususkan diri dalam psikologi dan kepemimpinan di Durham University Business School di Inggris.

Halaman:

Tags

Terkini