Menurutnya, karyawan cantik dianggap kurang kompeten ketika melamar pekerjaan maskulin seperti di bidang konstruksi.
Studi kedua yang mendukung anggapan tersebut diterbitkan tahun 2018 oleh Profesor Johnson dan Leah Sheppard, asisten profesor di Washington State University.
Untuk mendapat kesimpulan tersebut, peserta studi diminta untuk meninjau kinerja laki-laki dan perempuan berpenampilan menarik dan yang tidak menarik, yang mengumumkan PHK hipotetis.
Baca Juga: Wacana TN Komodo Bakal Ditutup untuk Umum, Menpar Sandiaga Uno Buka Suara
Responden juga ditanya apakah orang-orang tersebut harus dipecat. Hasilnya, peserta menilai perempuan berpenampilan menarik lebih pantas dipecat, kurang dapat dipercaya, dan kurang jujur, dibandingkan yang tidak menarik.
Menurut penulis studi, hal itu disebabkan oleh naluri evolusi kuno di mana perempuan diajarkan untuk melihat rekan yang menarik sebagai pesaing.
Sementara laki-laki diajarkan untuk melihat perempuan yang menarik sebagai sesuatu yang diinginkan, tetapi kemungkinan tidak bisa dipercaya.
"Dugaan kami, itu kiasan tentang penggoda yang jahat: kecemasan bawah sadar di antara orang-orang dari kedua jenis kelamin bahwa perempuan cantik akan menggunakan penampilan mereka untuk memanipulasi orang, yang kebanyakan laki-laki," kata Profesor Sheppard.
Selain itu, ada faktor yang jelas bahwa perempuan berpenampilan menarik lebih mungkin menjadi obyek seksual daripada perempuan yang tidak menarik.
Hal ini bisa menyebabkan situasi yang berbahaya dan tidak profesional di lingkungan kerja.
Baca Juga: 10 Cara Agar Kamu Lebih Produktif Jelang Weekend: Jangans Bawa Pulang Kerjaan ke Rumah!
Namun bias ini bisa diatasi, kata Dr. Patrick. Karyawan cantik mungkin butuh waktu lebih lama untuk memikat rekan kerja mereka daripada orang-orang yang berpenampilan biasa-biasa saja.
"Ketampanan fisik hanya salah satu aspek dari pengalaman di tempat kerja. Perilaku yang baik, penuh kasih sayang, dan ramah, bisa kok mengalahkan bias penampilan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja di Netflix Jadi PR Manager, Cocok Buat yang Banyak Tahu Soal Film dan Jago Nulis
Prabowo Ingin Menggelar Program Beasiswa dan Pelatihan Medis bagi Mahasiswa Indonesia di Rusia
Pasar Lokal Kurang Minat, Startup Unicorn eFishery Ubah Strategi dan Mem-PHK Karyawan
Pertanyaan Jebakan saat Wawancara Kerja: “Apakah Kamu Bersedia Bekerja Lembur?”
7 Alasan Pewawancara Bertanya "Apakah Kamu Bersedia Bekerja Lembur?" Saat Wawancara Kerja
Dapat Menu Vegetarian di Olimpiade Paris 2024, Para Atlet Kontan Minta Daging dan Porsi Besar
Ternyata Cerita Sakaratul Maut Diangkat dari Memori Masa Kecil Sutradara Sidharta Tata