Salah satunya, Kaesang menekankan untuk memberikan ruang publik untuk menyampaikan kritik mereka, tanpa harus dibawa perasaan.
"Kami ingin berpolitik secara gembira, tanpa ada mencela dan merendahkan orang lain," kata Kaesang dalam pernyataan PSI, pada 20 November 2023.
Baca Juga: Ternyata Tak Perlu 10.000 Langkah Per Hari Untuk Sehat. Ini Rekomendasi Jumlah Langkahnya!
Sebagai ketua umum, Kaesang juga mengajak para kader PSI untuk melibatkan generasi muda yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang politik.
Pemahaman yang mendalam itu menurutnya menjadi gerbang masuk agar mereka tidak berlebihan dalam berpolitik.
Hal tersebut juga dilatari penilaian PSI tentang masalah dalam politik di Indonesia yang telah lama dikenal alot dan penuh intrik.
Asumsi Antikritik
Momen Kaesang memakai rompi "Putra Mulyono" dinilai sebagian publik adalah bentuk antikritik.
Hal ini karena Kaesang dinilai cenderung enggan menanggapi kritik yang beredar, khususnya mengenai dugaan gratifikasi Private Jet terhadapnya.
Baca Juga: Sudah Dibuka untuk Umum, Ini Cara Berkunjung ke IKN!
Seperti pada cuitan netizen yang mengedit foto Kaesang memakai rompi "Putra Mulyono" dengan tambahan "Hobi Nebeng Private Jet".
Dengan sengaja memakai rompi bertuliskan "Putra Mulyono", Kaesang seolah ingin menjadikan kritikan tersebut sebagai bahan lelucon belaka.
Kritikan Bukan Ancaman
Sebuah kritikan bukan dianggap sebagai ancaman bagi eksistensi pejabat publik terkait.
Bahkan, Presiden Joko Widodo secara terang-terangan meminta masyarakat untuk lebih aktif menyampaikan kritik pada tahun 2021 lalu.