"Film tersebut jelas tidak cocok untuk diputar selama penerbangan dan kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan atas pengalaman ini," kata juru bicara maskapai yang berbasis di Australia tersebut.
"Semua layar diubah menjadi film yang ramah keluarga selama sisa penerbangan, yang merupakan praktik standar kami untuk kasus-kasus langka di mana pemilihan film secara individual tidak memungkinkan.
"Kami sedang meninjau bagaimana film tersebut dipilih," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Eat Local Movement, Gerakan Makan Pangan Lokal Yang Bisa Mendukung UMKM. Simak Manfaat Lainnya!
Pengguna Reddit lainnya, yang mengaku berada di penerbangan yang sama, menyebut bagian film yang mempertontonkan bagian tubuh pria dan wanita terjadi selama kurang lebih 40 menit.
Setelah itu film dalam penerbangan berikutnya diganti antara lain dengan Inside Out 2, diikuti oleh sebuah acara alam Selandia Baru.
"Ada seorang anak di sebelah saya dan harus melemparkan pamflet ke layar (untuk menutupi tontonan tersebut) karena ibunya sedang ke kamar kecil," tambah pengguna Reddit lainnya.
"Kasihan sekali anak-anak dan orang tuanya ini karena harus mendengar suara terkesiap di seluruh pesawat," ujarnya.
***