Seperti sudah kamu ketahui, di dalamnya sudah ada informasi tentang destinasi wisata seperti Bali, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Raja Ampat, Jakarta, Likupang, Bromo, Ijen, Belitung dan lainnya.
Tak hanya sebagai pusat informasi wisata Indonesia, menurut Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini, TIC Digital Nusantara ini bisa menjadi solusi promosi dan pemasaran pariwisata Nusantara.
“Ini akan membantu wisatawan mengakses seluruh informasi pemasaran pariwisata yang mereka butuhkan. Seputar wisata di seluruh Nusantara. Dan diharapkan mendorong lebih banyak lagi perjalanan wisatawan di Indonesia,” ungkap Ni Made Ayu Marthini.
Baca Juga: Jenis Souvenir yang Selalu Dibeli Travel Experts Saat Liburan, Yang Penting Ada Memorinya!
Direplikasi Seluruh Pemkot/Pemkab
Karena kebermanfaatannya tersebut, TIC Digital Nusantara diharapkan bisa segera di replikasi oleh Pemda (Dispar) Provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dengan begitu, TIC Digital tersebut akan tersedia diseluruh provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia.
TIC Digital Nusantara diharapkan bisa hadir di setiap ruang publik, seperti bandara, stasiun, terminal, Pelabuhan, destinasi wisata dan lainnya.
Dengan hadinya TIC Digital Nusantara ini di setiap sudut area publik, akses ke berbagai destinasi wisata menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono.
Pembentukan platform TIC Digital Nusantara, juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur digital.
Mulai dari peningkatan kecepatan, efisiensi dan digitalisasi layanan imigrasi hingga peningkatan konektivitas dan kecepatan internet.
***