Dari total transaksi yang mencapai Rp1.400 triliun pada 2023, Agen BRILink bisa mendapatkan Rp3 - Rp4,5 triliun, atau 2 sampai 3 kali lipat dari fee yang diterima BRI. Inilah yang disebut sebagai bentuk sharing economy bagi masyarakat.
“Kenapa? Karena begitu orang bayar fee transaksi Rp5.000, Rp2.000 setor ke bank, Rp3.000-nya untuk agen. Tapi apakah mereka terima 3.000?
Baca Juga: SKD CPNS 2024 Siap Digelar 16 Oktober, Peserta Wajib Lakukan Face Recognition dan Scan Barcode
“Belum tentu, karena rata-rata banyak yang bayar uangnya pecahannya 10.000 atau 20.000 (tetapi) kembali 5.000 atau 15.000 biasanya tidak diambil.
“Karena fee tersebut masih lebih murah dibandingkan apabila harus pergi ke bank yang jaraknya cukup jauh,” ungkap Sunarso, saat menghadiri acara "Indonesia Future Policy Dialogue" yang diselenggarakan Katadata Indonesia di Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Saat ini jumlah desa di Indonesia setidaknya ada 75.000, dengan jumlah agen yang mencapai 1 juta dan tersebar di 62.000 desa.
“Artinya dalam satu desa sudah ada beberapa AgenBRILink dan menjangkau lebih dari 80% wilayah Indonesia,” jelas Sunarso.
Ia berharap AgenBRILink bisa ikut mendorong pertumbuhan perekonomian nasional secara merata di seluruh wilayah Indonesia melalui sharing economy, yaitu dalam penyediaan lapangan kerja.
Baca Juga: Serunya Culinary Class Wars: Mengadu Keahlian Chef Tak Dikenal dengan Celebrity Chef
“Tugas negara adalah menyejahterakan rakyatnya, dan cara terbaik menyejahterakan rakyatnya adalah dengan memberikan pekerjaan.
“Maka pertumbuhan ekonomi yang didukung dengan partisipasi tenaga kerja yang maksimal itulah yang memberikan kesejahteraan dalam artian sejahtera lahir dan batin,” pungkas Sunarso.