PejuangKantoran.com - Penilaian kinerja adalah momen penting setiap tahunnya untuk melihat pencapaian kerja, area yang perlu diperbaiki, dan potensi pengembangan karir ke depannya.
Namun, terkadang umpan balik yang diterima tidak sesuai dengan ekspektasi sehingga muncul rasa kecewa atau bahkan meragukan diri sendiri.
Tak perlu kecewa berlarut-larut, cari tahu bagaimana cara menerima penilaian kinerja yang kurang memuaskan dengan lebih tenang dan profesional.
Baca Juga: BRI Mini Soccer Media Clash Pertemukan Duta Modjo, El Rumi, Thoriq-Aaliyah, hingga Sean Gelael
1. Jangan dibawa perasaan, fokus pada tujuan
Meski emosi tidak dapat terbendung, tetapi perlu diingat kembali bahwa penilaian kinerja hanyalah evaluasi terhadap pekerjaan, bukan diri pribadi.
Bedakan perasaan pribadi dari urusan profesional dan cobalah melihat kritik sebagai peluang untuk berkembang.
Luangkan waktu sejenak untuk memproses sisi positif setiap masukan.
2. Tidak semua kritik harus diterima mentah-mentah
Kritik yang diberikan belum tentu benar-benar akurat dengan apa yang sudah dikerjakan.
Karena kritik seharusnya digunakan untuk meningkatkan performa maka fokuslah pada hal yang harus diperbaiki dan lupakan yang kurang relevan.
Baca Juga: Jelang Seleksi Kompetensi PPPK BKN 2024, Catat Jadwal serta Kewajiban dan Larangan bagi Peserta
3. Jadikan kritik sebagai alat pengembangan diri
Gunakan kritik sebagai sumber untuk menganalisa bagian yang perlu ditingkatkan, baik dalam keterampilan maupun perilaku kerja.
Terima berbagai jenis umpan balik secara berkala dari atasan atau rekan kerja, jangan hanya mengandalkan penilaian tahunan.
Catat perkembangan yang sudah dicapai sebagai bahan evaluasi untuk ke depannya.