news

BRI Menanam-Grow & Green Bagikan 5.000 Bibit Pohon Produktif pada Petani di Desa Kutuh, Bali

Minggu, 1 Desember 2024 | 13:54 WIB
Sebanyak 5.000 bibit pohon produktif disiapkan dalam BRI Menanam – Grow & Green di Kintamani, Bangli, Bali. (BRI )

“Program BRI Menanam – Grow & Green tersebut tujuannya sangat bagus dan sesuai dengan rencana pengembangan kelompok.

"Tentunya selain menjadikan penghijauan di kawasan hutan kami, kami juga dapat memanfaatkan hasil dari tanaman yang kami tanam kedepannya yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan kelompok tani kami tentunya,” tegasnya.

Baca Juga: Menghadapi Tantangan Era Digital: Pentingnya Soft Skill dan Kemampuan Bahasa Asing

Catur menambahkan, kegiatan penanaman pohon produktif merupakan upaya nyata dalam membantu pemerintah mengurangi dampak buruk dari lahan kritis seperti banjir, longsor, dan kekeringan, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi dan adaptasi perubahan iklim.

Sejak diluncurkan pada tahun 2023 Program BRI Menanam - Grow & Green telah memberikan kontribusi dalam melawan perubahan iklim dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

Hingga saat ini, program ini telah melibatkan 23 kelompok tani dan nelayan di berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu, tercatat lebih dari 60.300 pohon telah tertanam dan terpelihara dengan baik dan 2.430 fragmen karang telah ter-transplantasi untuk memulihkan ekosistem laut.

Selain berdampak pada keseimbangan lingkungan, program ini juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan 1.080 kepala keluarga, menciptakan lapangan kerja dan berpotensi menyerap karbon sebesar 17,96 ribu ton CO2e per tahun.

Baca Juga: Kurangi Menggunakan Gadget Saat Liburan, Ini Waktumu Melakukan Detoks Digital. Apa Manfaatnya?

“BRI Menanam - Grow & Green adalah wujud komitmen kami dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat.

"Dengan semangat gotong royong, program ini terus berlanjut di berbagai titik lainnya, memperkuat komitmen BRI untuk melestarikan bumi demi generasi mendatang," pungkas Catur.

Halaman:

Tags

Terkini