news

5 Strategi Peningkatan Kualitas dan Daya Saing UMKM yang Jadi Komitmen BRI

Selasa, 21 Januari 2025 | 09:23 WIB
BRI tak hanya berkomitmen memberikan pembiayaan, tetapi juga mengutamakan pemberdayaan UMKM. (BRI)

PejuangKantoran.com - UMKM semakin berpotensi sebagai motor utama perekonomian nasional. Karena itu BRI tak hanya berkomitmen memberikan pembiayaan, tetapi juga mengutamakan pemberdayaannya.

Pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM ini sejalan dengan Asta Cita ketiga, yakni menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta mengembangkan industri kreatif.

Langkah tersebut diikuti program membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan, yang seiring dengan Asta Cita keenam.

Baca Juga: Produktivitas Petani di Merauke Meningkat Berkat Program Pemberdayaan KlasterkuHidupku BRI

Melalui pertumbuhan dan pemberdayaan UMKM, diharapkan ekonomi yang inklusif, masyarakat dari tingkat akar rumput semakin berdaya, dan upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan dipercepat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, BRI menetapkan lima komitmen untuk mendorong peningkatan kualitas dan daya saing UMKM, yaitu:

1. Jadi penyalur kredit UMKM terbesar dengan porsi 81,21%

Dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui akses pembiayaan untuk UMKM di seluruh Indonesia terus dijalankan oleh BRI.

Hingga akhir Triwulan III 2024, kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp1.353,36 triliun, atau tumbuh 8,21% secara year on year (yoy).

Dari total penyaluran kredit tersebut, 81,70% di antaranya atau sekitar Rp1.105,70 triliun merupakan kredit kepada segmen UMKM.

Baca Juga: Kesuksesan Desa BRI Lian Ketapanrame Jadi Contoh Kolaborator Lain dalam Pemberdayaan Desa

2. Salurkan KUR Rp184,98 triliun kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM

Sepanjang tahun 2024, BRI berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp184,98 triliun, sehingga memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Penyaluran KUR BRI tersebut mencakup lebih dari 4 juta debitur atau pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, dengan fokus pada sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan perdagangan.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata dalam peningkatan lapangan kerja yang berkualitas serta mendorong kewirausahaan.

Halaman:

Tags

Terkini