Kepala Desa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, mengatakan, “Kami menutup kegiatan pendakian ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan selama pekerjaan berlangsung.”
Jika ada orang asing yang tidak mematuhi penutupan ini, akan ada tindakan hukum dan segera dideportasi, serta menanggung biaya upacara pembersihan agama. (Elga Windasari)