PejuangKantoran.com - Kamis (28/8/2025) ini Jakarta akan dipenuhi ribuan buruh dari berbagai daerah.
Mereka datang dari wilayah Jabodetabek dan kota-kota industri lain untuk menggelar aksi demonstrasi besar yang dipusatkan di depan Gedung DPR RI dan Istana Negara.
Jumlah massa diperkirakan tidak main-main, yaitu antara 10 ribu hingga 50 ribu orang.
Tuntutan utama mereka pun jelas, yaitu menolak sistem outsourcing, menolak upah murah, serta mendesak kenaikan upah minimum tahun 2026.
Baca Juga: Dikemas sebagai Animasi 2D, 'Panji Tengkorak' Digarap Keroyokan oleh 250 Pekerja Seni!
Apa saja tuntutan buruh?
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa aksi kali ini benar-benar fokus pada isu pekerja.
Ia menekankan, demonstrasi dilakukan dengan damai, tanpa kekerasan, dan tidak ada agenda politik di baliknya.
Beberapa poin tuntutan yang dibawa buruh antara lain:
- Kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5 – 10%.
- Penolakan terhadap PHK massal dan sistem outsourcing.
- Dorongan reformasi pajak yang lebih adil bagi buruh dan rakyat kecil.
- Mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.
- Menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset serta revisi UU Pemilu.