Pejuangkantoran.com - Belakangan ini, lagu “Kami Belum Tentu” milik band rock asal Indonesia, .Feast, ramai dipakai sebagai backsound dalam banyak aksi demonstrasi.
Kalau dilihat dari isinya, memang tidak mengherankan karena lagu ini bercerita tentang perjuangan dan keresahan rakyat menghadapi kondisi sosial politik di tanah air.
.Feast dan lagu-lagunya yang jadi suara rakyat
Band ini sendiri mulai dikenal publik sekitar 2017, meski sebenarnya mereka sudah terbentuk sejak 2014 sebagai proyek musik anak kuliahan di Universitas Indonesia.
Dari awal, musik mereka memang dikenal punya lirik tajam dan penuh kritik sosial.
“Kami Belum Tentu” contohnya, yang menggambarkan kekecewaan terhadap situasi politik di Indonesia.
Dengan nada penuh energi, liriknya menyuarakan keresahan rakyat yang merasa ditinggalkan pemimpin.
Baca Juga: Beberapa Negara Keluarkan Travel Alert ke Indonesia Imbas Demo
Ada bait yang bunyinya:
Pemimpin di esok hari / (Adakah yang cukup mampu?) / Mewakilkan suara kami / (Jelas tak ada yang tahu!)
Lewat kata-kata itu, .Feast seperti mengingatkan bahwa masih banyak pemimpin yang tidak mampu mewakili suara rakyat.
Lagu ini makin terasa relevan ketika protes besar meledak di depan DPR pada Agustus 2025 lalu.
Saat itu, para pendemo menyoroti soal tunjangan anggota DPR yang dinilai tidak transparan dan terlalu menguntungkan diri sendiri.
Selain “Kami Belum Tentu”, lagu “Peradaban” dari .Feast juga kembali digemakan dalam aksi massa.