“Itu artinya negara harus hadir bukan hanya saat orang kehilangan kerja, tapi jauh sebelumnya dengan memastikan dunia usaha kondusif, tenaga kerja terlindungi.
“PHK massal adalah alarm kita tidak bisa hanya bicara angka pertumbuhan, tapi lebih penting adalah apakah setiap orang punya pekerjaan yang aman dan layak,” jelasnya.
Efek ke sektor perekonomian
Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa dampak PHK massal bukan hanya pada permasalahan pekerja yang terimbas PHK saja. Peristiwa semacam ini juga memberikan pengaruh hingga ke perekonomian.
“Ini adalah masalah kita semua, ketika ribuan orang kehilangan penghasilan tetap, maka daya beli masyarakat jadi turun,” tegasnya.
Pengaruhnya bisa menciptakan efek domino, yakni pasar sepi hingga para pedagang kecil yang ikut penjualannya ikut sepi.