PejuangKantoran.com - Beberapa tahun terakhir, Artificial Intelligence (AI) mengubah segalanya, mulai dari pembuatan konten dan pembuatan video hingga kendaraan otonom dan layanan kesehatan.
Bidang AI pun mengalami lonjakan besar dalam minat studi global karena dinilai sebagai gerbang menuju karier yang dinamis. Negara-negara di mana mahasiswanya memiliki minat yang tinggi di bidang teknologi, paling aktif mengikuti tren ini.
“Kami melihat pergeseran besar menuju program AI, Data Science, dan Machine Learning — bukan sekadar karena tren, tapi karena para mahasiswa tahu ke mana arah dunia bergerak," ujar CEO dan co-founder platform pendidikan internasional Leap, Arnav Kumar.
Baca Juga: Lowongan Kerja Team Leader Admin Sales Support di Mi-Won (PT Daesang Ingredients Indonesia)
Namun, memilih universitas dan negara yang tepat untuk pendidikan AI akan sangat menentukan. Hal ini dapat menyeimbangkan akademisi kelas dunia dengan pasar kerja yang dinamis dan peluang kerja pasca-studi.
10 negara tujuan untuk studi AI
Dari seluruh data Leap pada kuartal ketiga tahun 2025, Jerman dan Irlandia muncul sebagai destinasi paling diminati. Kedua negara ini mengalami pertumbuhan pendaftar paling cepat tahun ini, melampaui negara-negara populer seperti Amerika Serikat dan Inggris.
Irlandia bahkan mencatat peningkatan luar biasa, yang memperkuat posisi Irlandia sebagai salah satu pusat pendidikan Eropa yang paling ramah bagi mahasiswa internasional, terutama di bidang teknologi dan riset digital.
Sementara itu, Jerman dikenal dengan sistem pendidikan tinggi yang kuat, biaya kuliah yang terjangkau, serta fokus pada penelitian teknologi mutakhir.
Baca Juga: 15 Film Indonesia Bulan November 2025, Bulannya Reza Rahadian sebagai Sutradara dan Aktor!
Program MSc dan PhD di universitas-universitas ternama Jerman mencari incaran mahasiswa internasional.
Adapun Abroadin, platform yang membantu pendaftaran mahasiswa ke kampus-kampus internasional, memaparkan 10 negara tujuan untuk studi AI.
Negara-negara ini menawarkan pendidikan kelas dunia, ekosistem teknologi yang dinamis, dan pilihan pekerjaan pasca-studi yang kuat untuk mempelajari AI pada tahun 2025.
1. Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi pusat pendidikan AI dunia dengan universitas top seperti MIT, Stanford, dan Carnegie Mellon. Mahasiswa di sana mendapatkan pengalaman belajar yang kuat secara teori sekaligus praktik, karena dekat dengan perusahaan besar seperti Google dan NVIDIA yang sering bekerja sama dengan kampus.
2. Inggris
Negara tujuan untuk studi AI berikutnya adalah Inggris, dengan universitas ternama seperti Oxford, Cambridge, dan Imperial College London yang menawarkan program AI dengan dukungan industri. Setelah lulus, lulusan bisa memanfaatkan visa Graduate Route untuk bekerja dua tahun (tiga tahun bagi PhD).