“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk. Nanti kita lihat blacklist-nya seperti apa. Jadi, jangan menghina negara sendiri,” tuturnya.
“Itu saya ingatkan kepada teman-teman yang lain dari LPDP dan saya pastikan akan di-blacklist betulan dengan serius,” tegasnya.
Paspor Inggris
Isu ini muncul ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video menunjukkan paket dokumen yang sudah dinantikannya, berisi selembar surat dari Home Office Inggris.
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dihindari pada Tahun Kuda Api, Salah Satunya Mengambil Keputusan Impulsif
Surat itu menyatakan anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris dan memamerkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.
“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan yang sekarang sudah dihapusnya.
Karena kontennya yang dianggap menghina WNI tersebut, saat ini kehidupan Tyas dan sang suami makin dikuliti oleh warganet. Bukan hanya soal kontrak pengabdian usai merampungkan pendidikan, tetapi juga tentang ayah mertua dan bisnis sustainability-nya.