Strategi bertahan
Untuk menyambut status barunya sebagai pemimpin pasar ritel barang mewah, toko Bloomingdale’s di 59th Street telah menjalani renovasi bertahap sejak tahun lalu.
Mereka baru saja meluncurkan area khusus high-end luxury di lantai empat yang menghadirkan nama-nama besar seperti Chanel, Valentino, Erdem, Versace, dan Stella McCartney.
Tak tanggung-tanggung, mereka juga menggandeng penata busana para selebriti, Wayne Scot Lukas, untuk melayani pelanggan kelas atas mereka.
Saks Global tentu saja tidak tinggal diam dengan langkah Bloomies membajak karyawan mereka. Mereka baru saja mengamankan paket pendanaan sebesar $1,75 miliar untuk menyelesaikan utang-utangnya.
Baca Juga: Buat Karyawan Muda, Jadi Individual Contributor Lebih Prestise ketimbang Jadi Manajer
CEO Saks Global, Geoffroy van Raemdonck, pun menyatakan komitmennya untuk mempertahankan posisinya di industri ritel.
"Kami memulai serangkaian tindakan untuk memperkuat Saks Fifth Avenue, Neiman Marcus (department store lain yang ada di bawah manajemen Saks), dan Bergdorf Goodman sebagai destinasi utama untuk kemewahan dengan pengalaman belanja lintas saluran yang mulus," katanya.
Meski Saks sedang mencoba bangkit, pergeseran kekuatan di New York sudah mulai terasa. Jika Bloomingdale's berhasil menggaet talenta dan desainer terbaik, peta belanja barang mewah di Manhattan bisa berubah dalam waktu dekat.