Pejuangkantoran.com – Sekitar 10 hari lagi, arus mudik lebaran, yaitu tanggal 18 Maret 2026, diperkirakan arus puncak mudik lebaran 2026. Menurut Kapolri Jenderal Listyo Prabowo seperti yang disampaikan di humas.polri.go.id (03/03/2026), arus mudik Lebaran tahun 2026 ini akan terjadi dalam dua periode, yaitu peridoe 14-15 Maret 2026 dan periode 18-19 Maret 2026.
Khusus di Pulau Jawa, jalan darat atau perjalanan melalui jalan raya antar provinsi dan tol, memang masih menjadi pilihan terbanyak para pemudik, baik naik kendaraan pribadi atau naik bus. Apalagi saat ini bus antarkota sudah banyak yang bagus dan nyaman (baik tipe sleeper, suite class, maupun eksekutif) dengan harga terjangkau.
Survei Kementerian Perhubungan yang pernah dilakukan pada Lebaran 2025, seperti yang dimuat di Kompas.id (11/03/2025), memperkirakan lebih dari 146 juta orang bepergian saat Lebaran, dengan mobil pribadi sekitar 23% pemudik (±33,7 juta orang) dan bus sekitar 16,9% (±24,7 juta orang).
Ini menunjukkan bahwa dua moda transportasi ini paling realistis untuk mudik di Pulau Jawa. Memang ada moda kereta api, namun “ticket war” kereta jauh hari (sekitar 30 hari sebelum keberangkatan), benar-benar alot.
Sementara untuk bus eksekutif, suite class dan sleeper, relatif masih bisa dipesan dekat-dekat hari H. Pejuangkantoran.com pada 8 Maret 2026 sempat mengecek ketersediaan bus kelas ini untuk rute Jakarta-Yogayakarta utk tanggal 18 Maret 2026 di aplikasi RedBus (08/03/2026), masih tersedia. Begitu juga di aplikasi Tiket.com. Namun tentu saja jumlahnya terbatas.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Rute Transjakarta Ditambah dari Blok M ke Bandara Soetta untuk Urai Kemacetan
Nah, bagi kamu yang masih galau mau naik bus atau membawa mobil sendiri saat mudik Lebaran tahun 2026 ini, simak pros cons masing-masing moda ini ari berbagai segi:
1. Biaya
Bus umum
Pros
- Tiket relatif murah dibanding moda lain.
- Tidak ada biaya tol, bensin, parker, dan servis kendaraan
Cons
- Jika satu keluarga (4–5 orang), biaya bisa mendekati mobil.
Contoh kasar
Jakarta–Yogyakarta:
- Bus eksekutif/sleeper: ± Rp400 ribuan –700 ribuan/orang (bahkan ada yang di atas Rp1 juta untuk tipe sleeper.
- 4 orang: Rp1–4 jutaan
Mobil pribadi
Pros