Nasib lulusan muda dan sarjana
Sementara itu, angka pengangguran secara umum masih sangat rendah dan stabil di angka 2%. Tapi, kalau kita teliti lagi, ada tekanan yang mulai terasa buat anak muda di bawah usia 30 tahun dan lulusan baru.
Angka pengangguran di kalangan anak muda merangkak naik sedikit jadi 5,8%. Selain itu, para lulusan baru juga butuh waktu lebih lama untuk dapat kerja. Sepertinya ada ketimpangan antara skill yang dimiliki lulusan baru dengan ekspektasi gaji atau posisi yang tersedia di pasar saat ini.
Baca Juga: 7 Keajaiban Alam di Asia Tenggara Pilihan Conde Nast Traveler, Ada Raja Ampat dalam Daftar
Namun, nasib pekerja senior usia 60 ke atas justru membaik, dengan angka pengangguran yang terus turun selama tiga kuartal berturut-turut.
Secara keseluruhan, pasar kerja Singapura di tahun 2026 ini sedang berada di titik transisi. Ekonomi memang masih menyerap tenaga kerja, tapi mesin pertumbuhannya mulai mengerucut ke bidang-bidang tertentu saja.
Tantangan ke depan bagi pemerintah setempat bukan lagi cuma menciptakan lapangan kerja, tapi bagaimana mengelola ketergantungan pada pekerja asing sambil memastikan lulusan baru mereka nggak kelamaan menganggur karena pilih-pilih kerjaan.