PejuangKantoran.com - Sejak terjadinya gempa Flores dengan kekuatan Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu, BMKG mencatat lebih dari 5.000 gempa susulan mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur.
Namun di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, banyak pekerja di berbagai sektor tetap menjalankan tugas. Hal ini dilakukan meski keluarga dan rumah mereka sendiri belum tentu aman.
Pekerja di bidang apa saja yang tetap melayani di tengah gempa susulan yang masih terus terjadi?
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores: BRI Peduli Turun Tangan Salurkan Bantuan Darurat
Operator SPBU
Salah satu kisah yang muncul dari lapangan adalah Valentinus, operator SPBU Pertamina di wilayah terdampak. Valentinus kembali bertugas karena menyadari kebutuhan BBM masyarakat tidak berhenti meski bencana terjadi.
"Sudah kewajiban melayani masyarakat. Tugas kami memang harus seperti itu, untuk melayani masyarakat terdampak," ujarnya.
Keputusannya untuk tetap bekerja mendapat dukungan keluarga. "Harus melayani walaupun dalam keadaan begini. Ada tanggung jawab untuk keluarga dan anak," tambahnya.
Personel PLN
Di sektor kelistrikan, PLN mengerahkan 1.144 personel untuk memulihkan sistem kelistrikan di seluruh Flores. Mereka berhasil merampungkannya 100 persen pada 18 Agustus 2026, hanya beberapa hari setelah gempa terjadi.
"Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak.
"Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Sektor perbankan
BNI memastikan layanan perbankan di wilayah terdampak tetap berjalan dengan mengaktifkan skema business continuity plan (BCP).