Pejuangkantoran.com – Usia Indonesia tahun 2026 ini telah mencapai 81 tahun. Selama delapan dekade lebih ini ada beberapa periode uang Indonesia yang beredar.
Tak hanya sebagai alat tukar, uang Indonesia juga mempunyai fungsi sebagai alat perjuangan dan simbol kedaulatan negara dan mengalami berbagai macam persitiwa, termasuk sanering atau devaluasi pada tahun 1965.
Berikut ini timeline uang Indonesia sejak 1945 hingga 2026 ini:
- 1945–1946, Masa transisi: belum ada Rupiah nasional
Setelah Proklamasi, Indonesia belum langsung memiliki satu mata uang sendiri. Di masyarakat masih beredar berbagai uang, termasuk uang Jepang, uang De Javasche Bank, uang pemerintah Hindia Belanda, kemudian uang NICA.
Bisa kita bayangkan situasinya saat itu, sangat rumit. Indonesia dan Belanda sama-sama berusaha mengendalikan sistem moneter. Dalam catatan Bank Indonesia, pemerintah RI akhirnya menerbitkan uang sendiri sebagai bagian dari perjuangan mempertahankan kedaulatan.
Baca Juga: Rupiah Sentuh Titik Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Penjelasan dari Bank Indonesia
- 1946–1949, ORI: uang pertama Republik Indonesia
30 Oktober 1946 merupakan tonggak penting. Pada tanggal tersebut Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) mulai berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Republik Indonesia.
ORI bukan sekadar alat pembayaran. Ia merupakan simbol kedaulatan negara.
Pada masa ini muncul berbagai pecahan ORI, dengan desain yang sangat berbeda dari uang Indonesia masa kini.
Menariknya, karena kondisi perang dan blokade Belanda, ORI tidak selalu bisa diedarkan secara normal. ORI diedarkan secara gerilya, dan terbukti mampu membangkitkan rasa solidaritas serta nasionalisme rakyat Indonesia.
- 1947–1949, ORIDA: uang daerah
Ini salah satu tahapan paling menarik dalam sejarah uang Indonesia. Saat itu agresi militer Belanda terjadi. Hubungan dan komunikasi pemerintah pusat dan daerah terputus.
Pemerintah lalu memberikan kewenangan kepada sejumlah daerah untuk menerbitkan ORI-Daerah (ORIDA). Akibatnya muncul berbagai uang lokal, misalnya ORIPS di Sumatera, ORITA di Tapanuli, ORIDA Aceh, ORIDA Lampung, dan berbagai uang daerah lainnya.
Baca Juga: 5 Hal Yang Harus Kamu Kerjakan Agar Nilai Rupiah Terus Menguat
- 1950, Peralihan ke Republik Indonesia
Konferensi Meja Bundar yang diselenggarakan pada Desember 1949 menyepakati pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS). Pemerintah RIS menarik ORI dari peredaran pada 1 Mei 1950 dan menggantinya dengan mata uang RIS yang sebelumnya telah berlaku sejak 1 Januari 1950.
Artikel Terkait
Ini Uang Logam Rp500 dan Rp1.000 yang Ditarik Bank Indonesia, Kamu Masih Punya Nggak?
7 Red Flag Finansial yang Sering Diabaikan, Bisa Bikin Ekonomi Kamu Boncos
Kelihatannya Aman, Tapi Kartu Debit Bisa Jadi Risiko Finansial
Jajan Jadi Self-Reward: Kenapa Gen Z Rela Mengeluarkan Uang Ekstra untuk Kulineran?