PejuangKantoran.com - Bekerja di gedung bertingkat membuat pekerja kantoran perlu memahami cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. Ketika guncangan terjadi, prioritas utama bukan langsung berlari menuju lift atau tangga darurat, melainkan melindungi tubuh terlebih dahulu, tetap tenang, dan mengikuti prosedur evakuasi gedung setelah guncangan mereda.
Gempa bumi bisa terjadi tanpa peringatan dan membuat situasi di dalam kantor berubah dalam hitungan detik. Meja bergeser, benda dari rak dapat jatuh, kaca pecah, hingga listrik atau alarm gedung mungkin terganggu. Karena itu, mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa menjadi bagian penting dari keselamatan pekerja kantoran.
Baca Juga: Waspada Gempa Megathrust di Indonesia, Ini Survival Bag yang Perlu Dipersiapkan
Baca Juga: Potensi Gempa dan Tsunami Setinggi 34 Meter di Pulau Jawa, BMKG Gencar Lakukan Sosialiasi
Saat Gempa Terjadi, Jangan Langsung Berlari
Kesalahan yang sering dilakukan saat gempa adalah langsung berlari menuju tangga atau pintu keluar ketika bangunan masih berguncang. Dalam kondisi tersebut, risiko terjatuh, tertimpa benda, atau bertabrakan dengan orang lain justru bisa meningkat.
Jika sedang berada di dalam ruang kantor, lakukan prinsip Drop, Cover, and Hold On:
- Drop: segera merendahkan tubuh agar tidak mudah kehilangan keseimbangan.
- Cover: berlindung di bawah meja yang kokoh atau lindungi kepala dan leher dengan tangan jika tempat berlindung tidak tersedia.
- Hold On: berpegangan pada meja atau tempat perlindungan sampai guncangan berhenti.
Jauhi jendela, lemari, rak, partisi kaca, dan benda berat yang berpotensi jatuh.
Jangan Gunakan Lift
Bagi pekerja yang berkantor di lantai tinggi, lift mungkin menjadi pilihan pertama ketika ingin segera turun. Namun, lift sebaiknya tidak digunakan saat terjadi gempa atau ketika proses evakuasi sedang berlangsung, kecuali ada instruksi khusus dari petugas gedung.
Gangguan listrik dapat membuat lift berhenti di antara lantai. Karena itu, setelah guncangan berhenti dan evakuasi dinyatakan aman, gunakan tangga darurat sesuai jalur evakuasi yang telah ditentukan gedung.
Kalau Sedang Berada di Koridor atau Area Publik
Tidak semua pekerja berada di meja ketika gempa terjadi. Jika sedang berada di koridor, pantry, toilet, ruang meeting, atau area bersama, segera cari posisi yang relatif aman dan lindungi kepala serta leher.
Hindari berdiri di dekat kaca, pintu kaca, rak, dekorasi gantung, atau benda yang berpotensi jatuh. Jangan memaksakan diri berlari melewati area yang masih berguncang.
Artikel Terkait
Dua WNI Hilang Kontak Pasca Gempa Turki, Ditemukan Meninggal di Diyarbakir
Gempa Magnitudo 6,9 Terjadi di Mentawai-Siberut, Sempat Berpotensi Tsunami dan Buat Warga Mengungsi
Potensi Gempa dan Tsunami Setinggi 34 Meter di Pulau Jawa, BMKG Gencar Lakukan Sosialiasi
Waspada Gempa Megathrust di Indonesia, Ini Survival Bag yang Perlu Dipersiapkan
Banyak Pria Terpaksa Pakai Daster di Aceh, Ini Tips Donasi Pakaian Bekas Layak Pakai untuk Korban Bencana
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores: BRI Peduli Turun Tangan Salurkan Bantuan Darurat