news

Bukan Natal, Melainkan Paskah, Hari Raya Terpenting bagi Umat Katolik

Minggu, 9 April 2023 | 18:17 WIB
Ilustrasi: Minggu Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus, terlihat dari makamnya yang sudah kosong. (Pinterest)

Esensi iman

Berdasarkan bukti langsung dari pertengahan abad kedua, diyakini bahwa Paskah dirayakan secara teratur sejak awal berdirinya Gereja (sebagai institusi).

Tanggal perayaan Paskah tidak tetap, tetapi selalu jatuh pada hari Minggu antara 22 Maret dan 25 April.

Sebagian besar umat Katolik menghadiri Malam Paskah pada tengah malam, meskipun misa bisa berlangsung lama karena adanya upacara pembaptisan, pembaruan janji baptis, dan Ibadat Komuni Kudus, seperti disebutkan sebelumnya.

Baca Juga: Sabtu Sunyi, Momen untuk Merenungkan Wafat Yesus dan Penantian Atas Kebangkitan-Nya

Sedangkan misa pada Minggu Paskah umumnya diawali pada pukul 06.00 pagi. Misa pagi ini mencerminkan kedatangan para wanita di makam Yesus pagi-pagi sekali, dan mendapati bahwa batu penutup kubur Yesus telah terguling.

Itu sebabnya Paskah lebih merupakan momen untuk mempertahankan esensi iman. Seperti kotbah Paus Fransiskus saat memimpin Misa Sabtu Vigili di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (8/4/2023):

“Maka, inilah yang dilakukan oleh Paskah Tuhan: itu (Paskah) memotivasi kita untuk bergerak maju, untuk meninggalkan rasa kekalahan kita, untuk menggulingkan batu kubur di mana kita sering memenjarakan harapan kita, dan untuk melihat masa depan dengan percaya diri, karena Kristus telah bangkit dan telah mengubah arah sejarah.”

Halaman:

Tags

Terkini