6. KPAI mendesak agar ada peningkatan kapasitas bagi aparat penegak hukum terkait UU SPPA dan hak anak. Hal itu diminta untuk mengantisipasi kejadian serupa seperti AGH.
Tanggapan kuasa hukum keluarga David Ozora
Mellisa Anggraini, selaku kuasa hukum keluarga David Ozora yang menjadi korban penganiayaan Mario Dandy, merasa geram terhadap rekomendasi KPAI tersebut.
“KPAI tolonglah, kita semua tau sidang putusan itu sifatnya terbuka untuk umum, semua sudah sesuai dengan procedur, harusnya dorong agar anak2 tdk lagi melakukan aksi kriminal, bukan melindungi spt ini,” tulisnya di akun Twitter pribadinya, @MellisA_An.
Menurutnya, untuk melakukan pertimbangan dalam memutuskan apakah yang dilakukan AG memenuhi unsur tindak pidana atau tidak, hakim tentu saja harus menyebutkan poin aktivitas seksual terdakwa. Karena ini bisa menjadi dasar dalam hakim memutuskan vonis AG.
Mellisa lalu mempertanyakan tidak adanya respons dari KPAI saat David disebut melakukan pelecehan seksual pada AG, yang membuat Mario Dandy sebagai pacarnya saat itu merasa marah.
“Apakah KPAI tenang jika isu pelecehan terhadap anak david yang berkembang tanpa publik tau kebenarannya sama sekali?kemarin KPAI diam saat anak korban David difitnah melecehkan..ini jg anak loh!” tulisnya.
Jangan hanya pedulikan kondisi pelaku
Dengan dikeluarkannya rekomendasi KPAI ini, Mellisa merasa yang selalu dipentingkan oleh lembaga ini adalah trauma pelaku, bukan korban.
Baca Juga: David Sudah Bisa Berbicara, tapi Belum Mengenali Siapa yang Mengajaknya Bicara
Padahal, David sebagai korban juga sangat mungkin mengalami trauma.
Selain itu, pengacara muda berusia 35 tahun ini juga merasa keputusan vonis AG sudah sangat ringan mengingat kondisi David yang jauh dari pulih saat ini.
Menurutnya, seharusnya tidak ada yang perlu dipermasalahkan.
“Rasanya kita semua sudah mengikuti seluruh prosedur terkait pelaku anak, jadi mohonlah, tidak usah menekan proses hukum dengan hal2 yang tidak semestinya,” pungkasnya. (Elga Windasari)