Kemampuan bermainnya yang hebat tidak hanya terkenal di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, yaitu Uni Emirat Arab. Pada 2021, Farhan mendapat kesempatan bermain di Dubai bersama Hatta Club Dubai VC untuk mengikuti Liga Bola Voli Yunior Uni Emirat Arab 2021.
Setelah setahun bermain di Uni Emirat Arab, atlet bernomor punggung 14 di timnas ini kembali bergabung dengan Jakarta Pertamina Pertamax pada Proliga 2022 dan Pasundan Bandung pada Livoli Divisi Utama 2022.
Tahun ini, Farhan memutuskan bergabung dengan Jakarta STIN BIN untuk Proliga 2023.
Kariernya di timnas sendiri baru dimulai pada 2022 di ajang SEA Games 2021 di Vietnam. Saat itu, ia sudah membantu timnas meraih medali emas.
Sekarang di SEA Games Kamboja 2023, Farhan bersama timnya kembali berhasil mendapatkan medali emas dan mengalahkan tuan rumah, Kamboja.
Tidak memiliki jari kelingking kiri
Selain kehebatan servisnya, ada hal lain yang terkenal dari dirinya, yaitu tidak memiliki jari kelingking dan hanya setengah jari manis di tangan sebelah kiri.
Baca Juga: Coldplay Resmi Gelar Konser di Jakarta 15 November 2023
Kedua jari tersebut harus diamputasi akibat kecelakaan saat terjepit siku penyangga penampungan air. Saat itu Farhan masih duduk di bangku sekolah dasar.
Namun, meski memiliki kekurangan, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan ini tidak merasa rendah diri. Menurutnya, ia sudah terbiasa dan malah menjadi keuntungan saat bermain voli.
“Kalau misal mau block ada jarinya malah touch ball kan, sedangkan aku lewat (karena tidak ada jarinya). Hahaha… Ini bener, sering kayak gitu, jadinya bola out. Bukannya menghibur diri sendiri, cuma ya sudahlah. Aku juga nggak malu, ya. Sudah biasa saja,” selorohnya, seperti dikutip akun Twitter Hortikultura. (Elga Windasari)