news

Begini Cara Bekerja di Jepang: Magang Lewat Jalur Pemerintah atau Jalur Swasta

Rabu, 17 Mei 2023 | 15:00 WIB
Ilustrasi: Ada beberapa cara untuk bekerja di Jepang, yaitu magang lewat jalur pemerintah atau jalur swasta. (Freepik)

Jika kamu ingin bekerja di Jepang dengan cara magang lewat jalur swasta, kamu bisa mengikuti program magang di Lembaga Pelatihan Kerja atau Sending Organization (SO) yang bekerja sama dengan Accepted Organization (AO) atau Kumiai di Jepang.

Kamu bisa langsung mendaftarkan diri di LPK atau SO yang ada di kotamu. Saat ini ada 300 LPK atau SO legal yang sudah terdaftar di Kemenaker RI. Kamu bisa melihat daftarnya di https://binalattas.kemnaker.go.id/pemagangan/perizinan/so/datalembaga/.

Beberapa syarat umum yang harus dipenuhi adalah:

  • Pendidikan minimal SMA atau SMK.
  • Usia 19-29 tahun (tiap LPK menetapkan batas usia yang berbeda).
  • Laki-laki tinggi badan minimal 160 cm, perempuan minimal 155 cm.
  • Tidak berkacamata atau memiliki mata minus.
  • Tidak bertato atau bertindik.
  • Bersedia mengikuti pelatihan bahasa dan budaya sebelum berangkat ke Jepang.

Perbedaan magang lewat jalur pemerintah dan swasta

Menurut Wawan, ada beberapa perbedaan jika kamu bekerja di Jepang dengan cara magang lewat jalur pemerintah atau swasta.

Jalur pemerintah:

  • Biaya murah karena mendapatkan subsidi pemerintah.
  • Proses sampai berangkat ke Jepang lama, bisa sampai 12 bulan.
  • Seleksi dilakukan berkala dan sangat ketat.
  • Tidak bisa memilih bidang pekerjaan dan pilihan terbatas.
  • Gaji sekitar 90 ribu-110 ribu yen atau sekitar Rp9,8 juta-Rp12 juta atau tergantung UMK.
  • Saat pulang, mendapatkan uang modal usaha sebesar 600 ribu yen atau sekitar Rp65 juta.
  • Setelah di Indonesia diberikan kesempatan berkarier di perusahaan Jepang yang ada di sini.

Baca Juga: Waktu Negosiasi Berakhir, LockBit Sebar Data BSI di Situs Gelap

Jalur swasta:

  • Biaya lebih mahal antara Rp25 juta-Rp30 juta.
  • Proses sampai berangkat lebih cepat, sekitar 6-8 bulan.
  • Seleksi lebih mudah dan jika gagal bisa mengikuti seleksi selanjutnya.
  • Bisa memilih bidang pekerjaan dan pilihan lebih banyak.
  • Gaji sekitar 110 ribu-160 ribu yen atau sekitar Rp12 juta-17,4 juta atau tergantung UMK.
  • Saat pulang, tidak mendapat modal usaha (beberapa perusahaan kemungkinan memberikan bonus).

Jadi, apakah kamu tertarik untuk kerja di Jepang dengan cara magang? Cek langsung situs di atas jika tertarik, ya. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini