news

Mario Dandy dan Shane Lukas Dipindahkan ke Rutan Cipinang, Pengacara Minta Ditahan di Sel Terpisah

Minggu, 28 Mei 2023 | 07:00 WIB
Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas dipindahkan ke Rutan Cipinang, Jumat (26/5/2023). (Kolase PMJ News dan Instagram @observer_id)

PejuangKantoran.com - Dua tersangka kasus penganiayaan David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas, akhirnya resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan (Jaksel).

Jumat (26/5/2023) lalu keduanya pun langsung dijebloskan ke Rutan Kelas 1, Cipinang, Jakarta Timur. Proses penahanan dilakukan setelah adanya pemeriksaan secara formil kepada mereka.

Baca Juga: Viral Video Mario Dandy Bebas Memakai Borgol Cable Tie Sendiri, Ini Klarifikasi Polda Metro Jaya

Baik Mario dan Shane sekarang resmi memakai rompi merah khas tahanan kejaksaan dan langsung dimasukkan ke mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Cipinang. Mario menggunakan rompi tahanan kejaksaan nomor 17, sedangkan Shane bernomor 31.

"Kami menerima pelimpahan perkara dari penyidik, yaitu atas nama tersangka MDS dan SL," kata Kepala Kejari Jaksel Syarief Sulaeman.

Menurutnya, penahanan Mario dan Shane ini akan dilakukan selama 20 hari ke depan. Tujuannya untuk menunggu proses pelimpahan berkas perkara saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel nanti.

"Pada saat ini kami akan menyempurnakan surat dakwaan dan dalam waktu singkat kami akan melimpahkan ke Pengadilan Negeri untuk persidangan," tuturnya.

Dalam agenda tahap II ini, jaksa juga telah menerima 21 barang bukti dari penyidik Polda Metro Jaya. Termasuk mobil Jeep Rubicon hitam yang dipakai Mario saat menganiaya David, yang telah terparkir di halaman parkir Gedung Kejari Jaksel.

Ditahan di sel terpisah

Mengenai pemindahan Mario dan Shane ke Rutan Cipinang, pihak kuasa hukum Shane, Happy Sihombing, meminta pada kejaksaan dan rutan untuk tidak menempatkan kliennya satu sel dengan Mario.

Baca Juga: Pengacara David Ozora Geram, Pasal untuk Mario Dandy Bisa Diubah Jadi Penganiayaan Ringan

Alasannya adalah karena Mario disebut memiliki “power” terhadap Shane sehingga hal itu bisa merugikan kliennya.

“Dari dulu tim (pengacara) mengatakan, peran masing-masing (Mario Dandy dan Shane) ini berbeda,” ungkap Happy, Jumat (26/5/2023).

Menurutnya, Mario memiliki unsur “power” ke Shane sehingga ia mau untuk diajak dan merekam peristiwa penganiayaan yang dilakukannya kepada David.

“Kami sudah menyampaikan jangan disamakan (sel). Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini