news

Tegaskan Indonesia Tak Dapat Didikte Siapapun, Jokowi: Pancasila Relevan untuk Dunia

Kamis, 1 Juni 2023 | 14:52 WIB
Presiden Jokowi, yang saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila mengenakan baju adat dari Kesultanan Deli, mengatakan bahwa Indonesia siap menjadi titik temu perbedaan yang ada di dunia. (Instagram @jokowi)

PejuangKantoran.com - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, pemerintah menggelar upacara di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, pada Kamis (1/6/2023) pagi.

Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang juga bertindak sebagai inspektur upacara.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan, tema peringatan Pancasila tahun ini adalah "Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global".

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Pohon Hayat Jadi Logo IKN Nusantara, Ternyata Ini Desainernya!

Pidato Jokowi saat Upacara Hari Lahir Pancasila

Selain menjadi pemimpin dan inspektur upacara, Jokowi juga memberikan pidato saat upacara memperingati Hari Lahir Pancasila.

Dalam pidatonya, Jokowi menyebut ideologi Pancasila membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia. Hal tersebut terlihat dari suksesnya Indonesia menjadi Presidensi G-20 dan Ketua ASEAN 2023.

"(Ini) merupakan bukti nyata (bahwa) Pancasila bukan hanya utama untuk Indonesia tapi juga sangat relevan untuk dunia," katanya.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa Indonesia merupakan negara besar sehingga harus duduk sejajar dengan bangsa-bangsa lain dan siap berkontribusi untuk dunia. Namun, Jokowi menegaskan bahwa Indonesia tak dapat didikte oleh negara manapun.

"Inilah Indonesia, Indonesia adalah Indonesia yang tidak dapat didikte oleh siapapun, yang tidak dapat didikte negara manapun, namun selalu siap berkontribusi bagi dunia," ucapnya.

Jokowi mengatakan bahwa negara ini siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan negara lain dan siap menjadi titik temu perbedaan yang ada di dunia.

Baca Juga: Ini Strategi yang Dilakukan Sandiaga Uno untuk Tekan Harga Tiket Pesawat

"Kita siap bekerja sama, siap memimpin, kita ingin bekerja sama, kita ingin berkolaborasi dengan negara manapun dan menjadi titik temu serta jembatan dari perbedaan-perbedaan yang ada di dunia," jelasnya. 

Jokowi dan Ma’ruf Amin kenakan pakaian adat

Saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi terlihat mengenakan baju adat dari Kesultanan Deli berwarna hitam dengan nuansa emas. Ia melengkapi penampilannya dengan penutup kepala dengan warna senada, serta tak lupa kain songket.

Halaman:

Tags

Terkini