news

Gerakan Pengangguran Remaja Karawang (GEPREK) Demo, Protes Sulit Dapat Pekerjaan di Pabrik

Jumat, 9 Juni 2023 | 09:00 WIB
Kawasan industri di Karawang dikembangkan di lahan seluas 13.718 hektar. (Karawangkab.go.id)

Saya pernah kerja di pabrik, dan pabrik tempat sy dulu kerja gk terima warga lokal situ (warga sekitaran pabrik) yg diterima malah yg jauh bahkan yg perantauan diterima.

“Sy tanya mantan boss sy kenapa gk mo terima warga sekitaran pabrik utk kerja? Kata mantan boss sy, ribet coz katanya bnyk maunya dan kerjanya seenaknya aj mentang2 akamsi,” tulis akun @maped_pedrothiago.

Sementara akun @hiksatri menulis, “Saya tinggal di area Karawang-cikarang >1th dan beberapa kali ngobrol dengan user beberapa perusahaan besar seperti D*nso, Br*dg*st*n* serta perusahaan lainnya.

Beberapa dari mereka mengatakan jarang merekrut orang lokal dikarenakan mereka kurang cekatan seperti orang luar (ckr-krw). Dan kadang ada yang arogan, karena merasa akamsi (anak kampung sini). Based on ngobrol santai dengan user.

Baca Juga: Jalani Sidang Perdana Kasus Penganiayaan David Ozora, Mario Dandy Tidak Ajukan Eksepsi

Banyaknya calo juga menjadi masalah

Namun, beberapa pengguna Instagram yang sepertinya berasal dari Karawang, mengatakan bahwa sulitnya warga daerah tersebut mendapatkan pekerjaan di pabrik di kawasan tersebut adalah karena banyaknya calo.

Saya asli orang Karawang punya Adek sama ponakan udah nganggur 2th, Bukan susah nyari kerja di Karawang tapi Banyak CALO kalo masuk di PT harus bayar 9-20jt Realita Tanah Pribumi,” cerita akun @tejamilano.

Lalu, akun @culs_ juga menulis, “Kebanyakan calo, masuk kerja aja kudu bayar 5-7jt.”

Sepanjang 2022 lalu, berdasarkan data dari Disnakertrans Karawang, jumlah pencari kerja di Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat mencapai 28.569 orang. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini