PejuangKantoran.com - Jarak Indonesia dan Australia yang relatif dekat membuat Australia menjadi negara tujuan warga Indonesia yang ingin belajar atau bekerja di sana.
Untuk itu Pemerintah Indonesia dan Australia bekerjasama untuk membuka program berupa Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV) Australia Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi.
Pendaftaran Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa Australia Direktorat Jenderal Imigrasi dibuka setiap tahun. Tahun ini (batch keenam), Ditjen Imigrasi membuka sebanyak 2.000 kuota pendaftaran SDUWHV.
Baca Juga: Pendaftaran SDUWHV Australia yang Ditunda karena Kesalahan Sistem. Kapan Bisa Mendaftar Lagi?
Pendaftaran SDUWHV dilakukan secara online melalui situs web whv.imigrasi.go.id, dan dokumen SDUWHV pun diberikan dalam bentuk elektronik.
Seleksi verifikasi dokumen persyaratan SDUWHV dilakukan tanpa wawancara terhadap pemohon, demikian menurut Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh.
“Persyaratan bukti kemampuan berbahasa Inggris dinilai berdasarkan skor rata-rata dari seluruh komponen tes, bukan dilihat dari skor per komponen (membaca, menulis, mendengar, berbicara). Jika menggunakan sertifikat IELTS, skor minimumnya adalah 4,5,” jelas Achmad, Selasa (22/08/2023) lalu.
Dokumen persyaratan permohonan SDUWHV Australia
Jika berniat melanjutkan studi atau bekerja di Australia, kamu bisa mengajukan permohonan SDUWHV Australia batch keenam yang akan dijadwalkan ulang melalui Instagram @ditjen_imigrasi.
Berikut adalah kriteria mendaftar SDUWHV Australia:
1. Berusia 18 s.d. 30 tahun;
2. Memiliki kualifikasi lulusan pendidikan setingkat perguruan tinggi paling rendah pada jenjang vokasi D-III atau telah menjalani pendidikan paling singkat tahun pada jenjang akademik tingkat sarjana;
Baca Juga: Festival Film Internasional Busan Tayangkan Perdana Gadis Kretek dan 11 Film Indonesia Lainnya
3. Belum pernah mengikuti program bekerja dan berlibur sebelumnya;
4. Memiliki bukti identitas diri, kewarganegaraan, dan tempat tinggal;