Sebelum berangkat, pastikan sudah mengisi daya semua perangkat elektronik kamu. Bawa charger portabel, kabel ekstension, atau colokan T cabang tiga (agar bisa men-charge beberapa perangkat sekaligus. Yang tak kalah penting, bawa kabel colokan tipe G dengan 3 kaki untuk di Malaysia atau Inggris, colokan tipe A dengan 2 kaki pipih yang lazim dipakai di Jepang, Filipina dan Amerika Serikat, colokan tipe I berbentuk 3 lubang pipih diagonal dan vertikal saat bepergian ke Australia dan New Zealand, atau colokan tipe F dengan 2 lubang berbentuk bulat untuk sebagian besar negara Eropa, Asia, dan Afrika.
Kenakan pakaian yang ringkas
Dalam perjalanan jarak jauh, petugas keamanan akan meminta kamu melepas ikat pinggang, sepatu dan kaus kaki, atau apapun yang terbuat dari metal. Percepat proses ini dengan memakai sepatu slip on, melepas semua aksesori metal, dan simpan ikat pinggang di dalam tas kabin sampai tiba di tempat tujuan.
Baca Juga: Seharian Kena Polusi Udara di Jalanan, Ini Makanan Sehat Biar Kamu Enggak Cepat Tua!
Pakai pakaian yang tidak mudah kusut
Begitu tiba di tempat tujuan kamu harus langsung bekerja? Kenakan pakaian dengan bahan yang tidak mudah kusut (pakaian berwarna gelap yang menyamarkan kusut). Bila memungkinkan, bawa juga setrika uap untuk menghemat waktu saat merapikan pakaian.
Manfaatkan airport lounge
Daripada bengong menunggu jadwal terbang atau mengisi waktu saat ada delay, lebih baik menunggu di lounge bandara agar bisa melanjutkan pekerjaan. Gunakan shower, layanan spa, dan kudap makanan ringan agar tetap segar dan tidak kelaparan.
Selalu bersikap baik pada awak kabin dan penumpang lain
Ngobrol dengan penumpang kanan-kiri atau dengan awak kabin cukup menyenangkan kalau kamu terbang jarak jauh. Tidak jarang mereka akan menawarkan refreshments di luar makanan resmi ketika melihat kamu masih membaca atau bekerja ketika lampu di pesawat sudah dipadamkan. Lumayan, kan?