news

Meghan Markle Mengungguli Kate Middleton sebagai Anggota Keluarga Kerajaan Paling Cerdas

Selasa, 3 Januari 2023 | 08:00 WIB
Meghan Markle mengungguli Kate Middleton sebagai anggota keluarga kerajaan paling cerdas. (The Daily Mail/Bruce Adams)

PejuangKantoran.com - Menurut sebuah penelitian, Meghan Markle berada di atas semua anggota keluarga kerajaan lain dalam hal kualitas lembaga akademik di mana dia kuliah. Duchess of Sussex adalah lulusan Northwestern University yang bergengsi di Evanston, Illinois, AS.

Northwestern University, tempat Meghan meraih gelar ganda di Teater dan Hubungan Internasional, menempati urutan ke-30 dalam daftar lebih dari 1.350 institusi di QS World University Rankings. QS memeringkat universitas berdasarkan reputasi akademik dan rasio fakultas dan mahasiswa.

Posisi tersebut berarti 61 urutan di atas University of St Andrew’s, yang merupakan institusi terbaik kedua dalam survei ini yang pernah menjadi tempat kuliah anggota keluarga kerajaan.

Baca Juga: Berapa Jumlah Kekayaan Meghan Markle Setelah Menikah dengan Pangeran Harry?

Penelitian yang diadakan oleh penyedia pendidikan internasional Oxford Royale ini menganalisis peringkat universitas sedunia untuk menemukan anggota keluarga kerajaan yang paling cerdas.

Kate Middleton dan Pangeran William adalah pasangan kerajaan yang kuat dalam hal kecerdasan, masing-masing menempati urutan kedua dan ketiga dalam daftar bangsawan paling cerdas.

Kate mengungguli William dalam hal kepintaran. Ia mendapatkan tiga nilai A-level, yaitu AAB (A untuk Math dan Art, serta B untuk English) di tahun terakhir masa SMA-nya di Marlborough College, Wiltshire, Inggris.

Ini berarti lebih tinggi di atas nilai William yang A-levelnya ABC (A untuk Geografi, B untuk Art, dan C untuk Biologi) di Eton College. Setelah itu keduanya baru kuliah di University of St Andrew’s. Di kampus tersebut, Kate belajar Sejarah Seni, dan William belajar Geografi. 

Baca Juga: Apakah Pangeran Harry Menerima Gaji dari Kerajaan? Berapa Warisan yang Diterimanya?

“Meghan Markle adalah wanita yang sangat brilian, dan penolakannya untuk tetap diam pada masalah-masalah yang kompleks dan kontroversial dari rasisme dan ketidakadilan hingga periode kemiskinan dan kebutuhan cuti orang tua yang dibayar adalah bukti kecerdasan dan silsilah akademisnya,” ujar salah seorang juru bicara Oxford Royale.

Terlepas dari kenyataan bahwa sebagai istri Pangeran Harry, Meghan telah menikah dengan tradisi kerajaan yang netral dalam isu-isu politik utama, Duchess of Sussex tak pernah ragu mengungkapkan keyakinannya secara terbuka dan artikulatif.

Meghan tidak hanya memiliki karier yang sukses sebagai aktris, tetapi dia juga menyelesaikan gelar dalam mata pelajaran paling kompleks dan ketat yang tersedia –Hubungan Internasional– di lembaga akademis terkemuka, demikian menurut Oxford Royale.

“Ini telah memberinya persiapan yang sangat baik untuk kehidupan dan karier di mana dia akan terus berkomunikasi dengan publik,” lanjut sumber tersebut.

Pernikahan Meghan dan Harry adalah kemitraan multi-keterampilan. Harry memang memilih untuk tidak masuk universitas dan malah bertugas di ketentaraan, tetapi ketangguhan dan keterampilan berpikir lateral yang diperoleh dari karier militernya, ditambah dengan empati alami yang diwarisi dari ibunya, Putri Diana, membawa kekuatan besar bagi pasangan ini.

“Sementara fokus publik selalu pada selera dan gaya fashion Kate Middleton yang sempurna, dia (Meghan) juga bersinar sebagai anggota paling cerdas kedua dari keluarga Kerajaan Inggris.”

Halaman:

Tags

Terkini