Baca Juga: Menikmati Sunset di Bali: Mereguk Rasa Bali X Jepang di 'Langit'
Hari Arak Bali sendiri ditetapkan pada 29 Januari oleh Gubernur Bali I Wayan Koster melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022, sebagai upaya memperkokoh perlindungan dan pemberdayaan arak bali.
Penetapan tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali terjadi tidak lama setelah arak bali ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 414/P/2022 Tentang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2022.
Arak bali dengan lima rasa diberikan sebagai suvenir dalam KTT G20 Bali 2022. Gubernur Wayan Koster juga memperkenalkan arak bali pada even Cocktail Party Groundwater Summit 2022 di markas besar UNESCO di Paris, Rabu (7/12/2022).