PejuangKantoran.com - Semakin sedikit pemberi kerja yang peduli dengan IPK lulusan baru yang melamar pekerjaan. Artinya, pengetahuan dan keterampilan sesungguhnya yang kamu dapat dari pendidikan dan pengalaman lain jauh lebih penting daripada angka di transkrip kamu. Apalagi, soft skill kini dianggap lebih berarti dalam perusahaan. Soft skill dicari oleh pemberi kerja pada lulusan baru karena beberapa alasan.
Soft skill membantu kamu membangun hubungan dan memecahkan masalah sehingga kamu dapat memberikan kontribusi positif bagi tim atau perusahaan. Mencantumkan soft skill pada resume, mendemonstrasikannya dalam wawancara, dan mengembangkannya di tempat kerja dapat membantumu menemukan peluang baru dan memajukan karier. Jadi, apa soft skills yang dicari pemberi kerja pada lulusan baru?
Baca Juga: Ingin Jadi Banker? Ada Lowongan Manager di Bank Muamalat Nih!
Soft skills yang dicari pemberi kerja pada lulusan baru tentunya yang benar-benar bisa kamu terapkan di tempat kerja. Berikut adalah atribut sangat penting yang dinilai oleh sebagian besar pemberi kerja untuk tahun perekrutan 2022-2023:
Keterampilan memecahkan masalah (61,4% dari pengusaha mengatakan ini sangat atau sangat penting): Pengusaha menginginkan pekerja yang dapat mengidentifikasi masalah dan menghasilkan solusi. Kemungkinan besar kamu harus mengevaluasi aspek yang berbeda dari suatu masalah, memutuskan metode untuk menemukan jawaban atau menarik kesimpulan, menjalankan salah satu metode ini, dan mendukung keputusan mu -semua komponen vital dari penyelesaian masalah.
Kemampuan untuk bekerja dalam tim (61%): Proyek kelompok itu bagus untuk tujuan tertentu. Kamu juga bisa menggunakan olahraga tim dan ekstrakurikuler dalam kelompok untuk menunjukkan kemampuan kamu mampu bekerja sama dengan orang lain.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Lunchbox yang Muat Banyak buat Ke Kantor
Etos kerja yang kuat (52,4%): Setelah baru saja menyelesaikan kuliah, kamu mungkin sudah mendapat pekerjaan paruh waktu dan/atau ekstrakurikuler. Etos kerja yang kuat termasuk soft skills yang dicari pemberi kerja pada lulusan baru. Jadi, kamu tahu cara bekerja keras dan menyelesaikan masalah.
Keterampilan analitis/kuantitatif (50,4%): Ini keterampilan yang membantu kamu menemukan, mengevaluasi, dan mengumpulkan informasi untuk membuat keputusan dan/atau memecahkan masalah. Misalnya, di perguruan tinggi kamu mungkin harus menganalisis data untuk kursus sains atau bisnis, atau kamu mungkin harus memilih sumber yang tepat dan memasukkannya ke dalam proyek atau makalah penelitian.
Keterampilan komunikasi (50%): Ketrampilan komunikasi mencakup segala cara yang bisa kamu lakukan untuk berbagi atau menerima informasi dari orang lain. Di perguruan tinggi kamu berpartisipasi dalam diskusi kelas, menyusun presentasi, mengirim email, dan mengirimkan tugas tertulis seperti makalah dan laporan lab.
Baca Juga: Pejuang Kantoran Siap-siap Ada Film Superhero Indonesia Asli, Kapan Sri Asih Tayang?
Keahlian teknis (50%): Keahlian ini termasuk dalam hard skill, yaitu kemampuan untuk menggunakan teknologi tertentu atau metode atau teknik tertentu, seperti membuat rumus di Excel, membuat kode dalam Javascript, atau mengoptimalkan tingkat konversi untuk kampanye pemasaran. Sebagai lulusan baru perguruan tinggi, kamu pasti sudah memiliki beberapa dan kemungkinan dapat mengambil lebih banyak dari mereka dengan cepat.
Mana di antara soft skills yang dicari pemberi kerja ini yang sudah kamu miliki?
Artikel Terkait
Kebiasaan Boros Tapi Nggak Bisa Ngerem, Padahal Ini Pemicunya
5 Alasan Wanita Efektif Bekerja di Bidang Public Relations
Karyawan Senior Vs Karyawan Yunior, Bisakah Belajar Satu Sama Lain?
Cara Ambil Hati Bos Tanpa Harus Jadi Penjilat
Keluhan Backpain Akibat WFH Meningkat Selama Pandemi