7 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Kamu Kena PHK

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 19 November 2022 | 15:02 WIB
Ilustrasi Perusahaan PHK Karyawan  (pixabay)
Ilustrasi Perusahaan PHK Karyawan (pixabay)

PejuangKantoran.com - Berita PHK Massal belakangan ingin makin sering terdengar. Jika kamu  termasuk salah satu yang terkena dampak PHK maka bersabarlah, semoga kamu cepat dapat pekerjaan lainnya yang lebih baik. 

Tak dimungkiri, dipecat memang jadi pengalaman menghancurkan bagi siapa pun. Apa yang harus dilakukan setelah kena PHK?

1. Tanyakan alasan

Ketika mendapatkan surat PHK, mintalah mantan atasan Anda untuk memberi alasan pemecatan secara detail. Ini mungkin sebuah percakapan yang agak sulit, karena biasanya jawaban yang diberikan adalah jawaban normatif. Tapi Mengingat bahwa ini mungkin percakapan yang sulit dilakukan, penting untuk mendekatinya dengan baik.

Baca Juga: Beda ‘Laid Off’ dan ‘Dipecat’, dan Apa Dampaknya buat Kamu Selanjutnya

Memahami mengapa Anda dipecat dapat membantu Anda mengidentifikasi area perbaikan tertentu. Jika Anda dikeluarkan karena alasan kinerja, Anda pasti ingin tahu cara menghindari masalah ini lagi. Mungkin ada alasan lain mengapa Anda diberhentikan, dan jika itu tidak terkait dengan kinerja Anda, itu akan menjadi konteks yang membantu saat Anda mencari pekerjaan baru.

2. Cek apakah ada kemungkinan pindah divisi

Jika Anda dipecat karena pemotongan anggaran atau perampingan dan masih senang di perusahaan Anda, atasan Anda mungkin dapat menawarkan Anda peran di departemen lain. Alternatifnya, Anda dapat bertanya kepada atasan Anda tentang peluang lain di dalam perusahaan.

3. Tinggalkan kesan yang baik 

Marah dan kecewa adalah hal yang wajar dirasakan saat tahu kamu di-phk. Tapi ingat tak ada gunanya juga marah-marah, apalago jika tahu tidak ada pilihan untuk mendapatkan kembali pekerjaan di perusahaan Anda saat ini. 

Baca Juga: Tulis Skill Bahasa Inggris dalam CV, Penting Nggak Sih? 

Yang pasti jagalah hubungan baik dan keluarlah dengan baik-baik. Berat, itu pasti, tapi siapa tahu bos yang memecat Anda mungkin dapat menawarkan referensi positif kepada calon pemberi kerja.

Ini terutama benar jika Anda dipecat bukan karena kesalahan Anda sendiri, seperti perampingan perusahaan. Pastikan untuk berterima kasih kepada mereka atas waktu yang Anda habiskan di perusahaan dan selesaikan setiap langkah yang mereka minta sebelum Anda pergi.

4. Minta tunjangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: indeed.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X