PejuangKantoran.com - Glints PHK karyawan. Co founder perusahaan Oswald Yeo mengungkapkan bahwa Glints adalah platform karier yang berbasis di Singapura melakukan layoff karyawan berdasarkan kondisi pasar dan prioritas bisnis.
Sebuah sumber mengungkapkan bahwa ada sekitar 18 persen dari 1.100 orang Glints PHK karyawan. Hal ini berarti ada sekitar 198 karyawan yang bakal kena PHK.
Glints PHK Karyawan terjadi setelah startup tersebut mengumpulkan US$50 juta dalam putaran pendanaan seri D pada bulan Agustus. Di bulan yang sama, perusahaan mengklaim bahwa pendapatan tahunan dan laba kotornya tumbuh 2,5x selama 12 bulan terakhir.
Baca Juga: Admin dan HR, Posisi Pekerjaan yang Paling Banyak Diberhentikan Saat Badai PHK
Meski melakukan PHK, Glints akan memberikan gaji bulanan kepada calon mantan karyawannya untuk setiap tahun masa kerja. Ini juga akan menawarkan pencairan cuti serta tunjangan kesehatan dan pembelajaran dan pengembangan hingga akhir Maret 2023. Startup ini juga akan membantu karyawan yang terkena dampak untuk mencari peluang kerja.
Didirikan oleh Yeo dan Seah Ying Cong pada 2013, Glints menghubungkan perusahaan dengan talent pool di Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Taiwan, dan Filipina. Ini memiliki lebih dari 50.000 perusahaan dan lebih dari 3 juta pencari kerja di platformnya.
Baca Juga: Gelombang PHK Massal, Google PHK Karyawan
Artikel Terkait
PHK Meta dan Perusahaan Impian di Silicon Valley, Bukti Cinta Kamu Buat Kantor Bak Bertepuk Sebelah Tangan
Amazon Disebut Bakal Pecat 10.000 Karyawan, PHK Terburuk Sepanjang Sejarah Perusahaan
7 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Kamu Kena PHK
Kena PHK? Ini Cara Klaim dan Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan
Daftar Kompensasi Untuk Pejuang Kantoran Terkena PHK
Gelombang PHK Massal, Google PHK Karyawan