Sebagian kantor sebenarnya sudah menerapkan sistem hybrid di mana karyawan bisa WFH dan WFO dalam seminggu. Hanya saja, belum semua pekerja fleksibel dalam menentukan waktunya sendiri.
“Selang seling aja WFH dan WFO, supaya tercipta work life balance. Misalnya seminggu WFH, lanjut seminggu berikutnya WFO. Begitu seterusnya,” saran pendukung lain, Desta CP.
Namun ada juga pendukung petisi yang merasa kesal dengan kebijakan WFO 100%, dan mencurigai hal ini dipicu oleh karyawan yang kurang menguasai teknologi. “Sama sama depan laptop kan? Tidak ada bedanya mau buka laptop nya dimana. Stop boomer gaptek menentukan flow kerja,” tulis Mario Tandy. Ups!
Kalau kamu bagaimana, kembalikan WFH atau WFO?
Artikel Terkait
Meghan Markle Mengungguli Kate Middleton sebagai Anggota Keluarga Kerajaan Paling Cerdas
Doa untuk Harapan-harapan di Tahun Baru 2023
Mau Tahu, Keuntungan Investasi Emas Logam Mulia dalam Jangka Panjang?
Menu Minuman Baru Starbucks yang Bisa Bikin Kamu Semangat Kerja: Bukan Cuma Kopi
Buat Investasi: Harga Emas Hari Ini Naik Rp2.000