Ramai Petisi "Kembalikan WFH", Kebijakan Sistem Hybrid Kurang Membantu?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 4 Januari 2023 | 09:56 WIB
Petisi “Kembalikan WFH sebab Jalanan Lebih Macet, Polusi, dan Bikin Tidak Produktif” melalui Change.org yang diinisiasi Riwaty Sidabutar. (Change.org)
Petisi “Kembalikan WFH sebab Jalanan Lebih Macet, Polusi, dan Bikin Tidak Produktif” melalui Change.org yang diinisiasi Riwaty Sidabutar. (Change.org)

Sebagian kantor sebenarnya sudah menerapkan sistem hybrid di mana karyawan bisa WFH dan WFO dalam seminggu. Hanya saja, belum semua pekerja fleksibel dalam menentukan waktunya sendiri.

Selang seling aja WFH dan WFO, supaya tercipta work life balance. Misalnya seminggu WFH, lanjut seminggu berikutnya WFO. Begitu seterusnya,” saran pendukung lain, Desta CP.

Namun ada juga pendukung petisi yang merasa kesal dengan kebijakan WFO 100%, dan mencurigai hal ini dipicu oleh karyawan yang kurang menguasai teknologi. “Sama sama depan laptop kan? Tidak ada bedanya mau buka laptop nya dimana. Stop boomer gaptek menentukan flow kerja,” tulis Mario Tandy. Ups!

Kalau kamu bagaimana, kembalikan WFH atau WFO?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: change.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X