PejuangKantoran.com - Saat Tahun Baru Imlek, ada tradisi untuk memberikan angpao kepada orangtua dan anak-anak. Yang disebut angpao atau angpau sebenarnya adalah amplop merah yang digunakan, bukan uangnya.
Angpow dalam bahasa Hokkien (juga sering dilafalkan angpao), atau hongbao dalam bahasa Mandarin, adalah hadiah berupa uang yang diberikan saat Tahun Baru Imlek, ulang tahun, atau pernikahan di China, sebagai cara untuk mengirimkan ucapan selamat.
Arti penting amplop merah adalah kertas merahnya, bukan uang di dalamnya. Warna merah melambangkan energi, kebahagiaan, dan keberuntungan dalam budaya Tionghoa.
Membungkus uang keberuntungan dalam amplop merah diharapkan dapat memberikan lebih banyak kebahagiaan dan berkah bagi penerimanya.
Angpao biasanya diberikan kepada anak-anak atau orang tua pada Malam Tahun Baru Imlek atau tepat pada Hari Tahun Baru Imlek, sambil memberikan doa yang terbaik bagi orangtua dan kakek-nenek mereka.
Sebagai imbalan, penerima angpao mendoakan tahun yang aman, damai, dan memberi keberuntungan.
Orangtua dan kakek nenek juga menerima angpao yang diberikan oleh anak atau cucu mereka yang sudah dewasa sebagai cara untuk mengirimkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kesehatan kepada mereka.
Sebenarnya tidak ada patokan khusus mengenai jumlah uang yang akan diberikan sebagai angpao. Sebagian orang memberikan dengan jumlah sesuai kondisi dompet. Yang membuat penerimanya senang pun bukan jumlahnya, melainkan uangnya yang masih gres.
Namun ada juga warga keturunan Tionghoa yang masih mempertahankan kepercayaan mengenai jumlah uang yang diberikan. Nina, warga BSD, Tangerang Selatan, mengatakan bahwa jumlah lembaran uang untuk angpao sebaiknya genap.
“Misalnya dua lembar, enam lembar, atau delapan lembar. Usahakan menghindari angka 4, karena itu lafalnya ‘shi’, mirip kata shi yang artinya kematian,” ujarnya.
Genap juga menandakan suang, yang artinya kembar. Harapannya, semua yang ada hubungannya dengan perayaan itu bermakna kembar alias berlipat ganda. Misalnya, berkat kembar atau rezeki yang kembar.
Baca Juga: Hidden Gems di Bali, Liburan Seru Saat Long Weekend Imlek 2023
Jumlah lembaran uang sebaiknya tidak ganjil, karena angka ganjil biasa diberikan untuk keperluan phe pau atau uang duka.
Artikel Terkait
Standar Tarif Baru Pelayanan JKN Tanpa Memengaruhi Besaran Iuran Peserta
Dengan Penyesuaian Tarif Layanan JKN, Nakes Akan Memperoleh Insentif yang Lebih Baik
Alphabet, Perusahaan Induk Google Bakal PHK 12.000 Karyawan di Seluruh Dunia
Pendekatan Sutradara yang Bikin Kevin Ardilova Menerima Peran di Film Autobiography
Bangun Karakter Rakib dengan Detail, Kevin Ardilova Kesulitan Melepaskan Karakter yang Dimainkan
Akhirnya Memutuskan Berhenti Bekerja Kantoran, Lukman Sardi Banyak Belajar tentang Hal Ini