Jangan Selalu Mau Jadi Si Paling Menang dalam Segala Hal ! Hidup Bukan Kompetisi, Lebih Baik Lakukan Ini Yuk..

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 17 Desember 2023 | 12:00 WIB
Ilustrasi juara. (ALONESIA/Pixabay/tortugadatacorp)
Ilustrasi juara. (ALONESIA/Pixabay/tortugadatacorp)

PejuangKantoran.com - Apa tujuanmu dalam bekerja? Ingin mendapatkan uang? (Tentu saja!) Ingin menambah pengalaman? Ingin memiliki jabatan tertentu? Kamu bisa memiliki tujuan apa pun asalkan jangan ingin selalu “menang” saat bekerja.

Menurut penulis buku terlaris dan pakar kepemimpinan Simon Sinek, jika tujuanmu bekerja berpusat pada keinginan untuk "menang" dalam sesuatu, kamu berada dalam masalah.

Daripada ingin selalu “menang”, ia merekomendasikan untuk menetapkan tujuan yang lebih berfokus pada proses peningkatan diri daripada hasil spesifik dari skenario di masa depan.

Baca Juga: Jakarta Masuk Daftar 10 Besar Kota di Dunia yang Terpilih Jadi 'Best in Travel 2024' versi Lonely Planet

"Tidak ada yang namanya menang. Memang, ada baiknya memiliki tujuan dan tidak masalah dengan memiliki target. Namun, hal yang lebih penting adalah, apa momentum dirimu?" kata Simon baru-baru ini di pertemuan World Business Forum 2023

Terus-menerus berusaha mengalahkan pesaingmu adalah latihan yang sia-sia. Ini karena tempat kerja dan kehidupan sehari-hari bukanlah olahraga yang ada menang dan kalah.

Dalam bisnis misalnya, berapa pun yang kamu hasilkan, pasti ada orang lain yang mungkin memiliki hasil lebih banyak atau bahkan lebih sedikit. Jadi, tidak perlu dicari siapa yang menang dan kalah dari segi penghasilan.

Baca Juga: Menolak Undangan Perayaan Natal Tak akan Membuat Tuan Rumah Tersinggung. Ini Alasannya!

Tetap harus bekerja keras untuk maju

Meskipun sebaiknya tidak memiliki keinginan untuk selalu menang, bukan berarti kamu tidak boleh bekerja keras untuk maju.

Simon menyarankan untuk membuat tujuan yang berakar pada "pola pikir tanpa batas". Ini akan terus bekerja, tetapi bukan karena ingin menang, melainkan untuk pertumbuhan jangka panjang dan berkelanjutan bagi diri sendiri.

Misalnya seperti ini: Daripada berusaha bekerja keras untuk menjadi karyawan terbaik bulan ini, pertimbangkan keterampilan apa yang bisa membawamu pada kesuksesan yang dapat lebih diakui, seperti manajemen waktu, kerja sama tim, atau layanan pelanggan.

Berfokus hanya untuk mengasah keterampilan tersebut dapat menguntungkan dirimu secara lebih menyeluruh.

Bonusnya, kamu mungkin masih bisa memenangkan penghargaan karyawan terbaik, tetapi kamu tidak akan terlalu frustrasi jika orang lain yang terpilih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Make It

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X