Banyak Rumah Pedesaan Dijual Murah di Jepang, Orang Asing pun Beralih Membeli Properti ke Negara Ini

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 20 Januari 2024 | 19:39 WIB
Ilustrasi: Populasi di Jepang menyusut hingga menyebabkan munculnya 8,49 juta akiya pada tahun 2018. Hal ini menimbulkan ide bisnis baru, menjual rumah pedesaan di Jepang dengan harga murah. (Freepik/Tawatchai07)
Ilustrasi: Populasi di Jepang menyusut hingga menyebabkan munculnya 8,49 juta akiya pada tahun 2018. Hal ini menimbulkan ide bisnis baru, menjual rumah pedesaan di Jepang dengan harga murah. (Freepik/Tawatchai07)

"Di Amerika, kepemilikan rumah dipandang sebagai tiket menuju stabilitas jangka panjang, sementara di sini tidak," katanya.

Bagi Kurosawa dan Stockermans, menghasilkan uang dari properti mereka akan menyenangkan, tetapi bukan itu alasan mereka membelinya atau memulai Akiyamart.

Tujuan mereka adalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Jepang, dan menunjukkan kepada orang asing bahwa mereka bisa membeli rumah pedesaan di Jepang dengan harga yang lebih rendah.

Baca Juga: Thiess Indonesia Buka Lowongan Kerja Compliance Coordinator Procurement, Tanpa Batasan Usia!

"Saya memiliki banyak teman seusia saya yang merasa frustrasi karena tidak bisa membeli rumah," kata Kurosawa. "Ini seperti melambaikan tangan kepada generasi saya, 'Eh, ada alternatif lain lho.

“Sayangnya, ini bukan di Amerika, tetapi di tempat yang sangat nyaman di mana Anda dapat tinggal dan membesarkan keluarga serta menjalani kehidupan yang sangat berkualitas tanpa tekanan keuangan seperti di AS."

Kok kayaknya menarik, ya? Kamu berminat?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X