Walaupun Sering Cedera, Ario Bayu Nggak Kapok Menekuni Olahraga Sepeda Gunung

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 19 Januari 2024 | 21:27 WIB
Ario Bayu tetap konsisten menekuni mountain bike meskipun sering cedera. (Instagram @bayu_ario)
Ario Bayu tetap konsisten menekuni mountain bike meskipun sering cedera. (Instagram @bayu_ario)

PejuangKantoran.com - Di luar kesibukannya sebagai aktor, Ario Bayu dikenal sebagai penggemar olahraga sepeda gunung (atau yang populer disebut MTB/mountain bike).

Melalui akun Instagram-nya, Ario Bayu sering membagikan aksi manuvernya saat berada di track downhill. Rupanya, ia sudah menekuni olahraga sepeda gunung sejak kecil.

“Saya menyukai olahraga sepeda gunung downhill sejak kecil. It’s really a fun sport. Bagaimana kita bisa berkompetisi dengan diri sendiri,” katanya saat peluncuran film terbarunya, Sehidup Semati, di Epicentrum XXI, Kuningan, Senin (8/1/2024).

Baca Juga: Batas Usia Pelamar Kerja Menimbulkan Diskriminasi, Anies Baswedan Janji akan Ubah Aturannya

Kecintaannya berolahraga mountain bike ini membuat dirinya travelling keliling Indonesia, mencari jalur-jalur di pegunungan yang seru. Ia pernah menjajal Pinang Bike Park Banten hingga Buleleng, Bali.

“Saya senang sekali di saat saya berada di atas gunung, di saat hawanya dingin, di saat udaranya bersih sekali, jadi you feel really really good.

"Di saat kita bersepeda, adrenalinnya mulai naik dan kita melalui rintangan, oh man, it’s one of the best moment!

Menekuni olahraga yang termasuk dalam kategori olahraga ekstrim ini, tentu saja aktor yang berperan sebagai Soeraja di series Gadis Kretek ini sering mengalami cedera.

“Cedera sering ya. Ini pergelangan tangan kiri saya pernah patah, waktu main sepeda di Cikole Bandung,” seru lulusan Globe Theatre, London, ini.

Namun, cedera itu tidak membuat dirinya kapok. Ia bahkan pernah diultimatum oleh keluarganya untuk tidak sepedaan lagi. Dan ia tetap tidak bisa berhenti.

I don’t know it’s a crazy feeling. Di saat saya injury, satu bulan di tempat tidur, di saat ibu saya marah-marah. Kamu nggak boleh naik sepeda lagi!

Baca Juga: Kapan Kamu Bisa Menghilangkan Tahun Kelulusan di CV (Berlaku Juga untuk Karyawan Gen Z!)

"Dua bulan setelah itu, saya ambil sepeda dan mulai mountain biking lagi. Yang asyik, bagi saya, it’s not about the injury tapi bagaimana kita bisa balik lagi dan bersepeda kembali.

"So great to be riding again after such a long break. Get the adrenaline flowing again. Juga bagaimana bisa mengoptimalkan diri kita untuk bisa lebih prima lagi dalam bersepeda!” tutur aktor kelahiran Jakarta 6 Februari 1985 ini.

Ia bahkan pernah diajak oleh sebuah perusahaan sepeda untuk ikut mendesain sepeda gunung, berdasarkan pengalaman dan kenyamanannya saat bersepeda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X