Yang disebut pertama adalah utang produktif.
Pada utang produktif, pemberi pinjaman uang berfokus untuk menghasilkan pendapatan uang yang jumlahnya lebih besar daripada uang yang dipinjamkan.
"Utang produktif bisa dijadikan sebagai sumber investasi pula," kata riset itu.
Utang produktif pun, lazimnya, memiliki pertambahan nilai.
Utang produktif bisa juga menjadi modal tambahan untuk jenis-jenis usaha yang dijalankan.
Pejuang kantoran yang punya usaha sambilan kuliner, misalnya, bisa membuat utang produktif untuk pembelian alat memasak.
Alat memasak ini sangat berguna untuk meningkatkan produksi usaha kuliner.
Ujung-ujungnya, peningkatan produksi usaha kuliner bisa menghasilkan uang lebih banyak pada bisnis kuliner yang dijalankan.
Pengelolaan utang produktif harus fokus atau menaruh perhatian pada beberapa hal.
Pertama, utang produktif berpusat pada penghasilan jumlah uang yang lebih banyak.
Kedua, utang produktif juga menuntut pengelolaan aset yang dibeli, secara cermat.
Artikel Terkait
Merek Beretika Itu Menyerah: The Body Shop Menutup Tokonya di Inggris Usai Kesulitan Keuangan
Kuliah di Turki Semakin Dinikmati, Bisa Belajar dengan Standar Pendidikan Setara Kualitas Eropa
Pekerja Kantoran Wajib Punya Keterampilan Mengelola Utang Pribadi
Berlatih Nyinden demi Peran di Sinden Gaib, Sara Fajira Bingung Jadinya Mirip Cengkok Mandarin
Utang Produktif, Pilihan Mencari Tambahan Uang dari Pengelolaan Utang untuk Pekerja Kantoran
Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 akan Segera Dibuka April 2024, Cek Jumlah Formasi Tiap Instansi!
Lowongan Khusus dan Kriteria CPNS yang akan ditempatkan di IKN untuk Seleksi CPNS 2024
Generasi Z Jadi Mayoritas Penduduk Pengangguran di Indonesia
Manfaat dan Khasiat Makan Udang Vaname: Tingkatkan Imun Tubuh Sampai Cegah Penuaan Dini
2030, AI Jadi Ancaman Perempuan Pekerja di Amerika Serikat