Tren 'Buy Now, Pay Later' Makin Populer di Kalangan Traveler, Kenali Apa Saja Resikonya!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 25 April 2025 | 22:24 WIB
Ilustrasi: Layanan Buy Now, Pay Later semakin diminati oleh konsumen yang ingin liburan dengan dana terbatas. (Pymnts)
Ilustrasi: Layanan Buy Now, Pay Later semakin diminati oleh konsumen yang ingin liburan dengan dana terbatas. (Pymnts)

Punya dana yang cukup

Lantas, aman nggak sih sebenarnya pakai layanan Buy Now, Pay Later untuk liburan?

Jawabannya: bisa iya, bisa tidak. Sunil Sachdev dari Fiserv bilang BNPL bisa jadi alat keuangan yang bermanfaat, asal digunakan dengan bijak.

Baca Juga: Perbedaan Introvert dan Ekstrovert saat Wawancara Kerja: Kapan Harus Diam dan Kapan Harus Bicara?

Ia menambahkan kalau selama beberapa tahun terakhir, sistem BNPL sudah makin matang dan belum terlihat ada lonjakan gagal bayar besar-besaran.

Twiss juga sepakat. Katanya, orang lebih jarang gagal bayar cicilan BNPL untuk perjalanan dibanding cicilan lain. Banyak pengguna justru punya dana yang cukup, tapi memilih BNPL sebagai pembayaran alternatif.

Namun tetap saja, ada risikonya. Laporan dari Consumer Finance Protection Bureau menunjukkan bahwa 63% pengguna BNPL pada 2022 punya lebih dari satu pinjaman sekaligus.

Ini yang disebut sebagai “stacking”, atau pinjaman bertumpuk yang bikin pengguna kewalahan membayarnya.

Andrew Lokenauth, pendiri TheFinanceNewsletter.com, bahkan menyebut pernah menangani lebih dari 100 klien yang terlilit utang BNPL untuk travel. “Begitu telat bayar, langsung kena denda dan skor kredit bisa anjlok,” katanya.

Menariknya, tidak semua layanan BNPL itu sama. Misalnya Affirm, yang mengklaim tidak mengenakan denda keterlambatan dan secara aktif menyaring calon pengguna.

Bahkan mulai April 2025, mereka mulai melaporkan pinjaman cicilan ke biro kredit seperti Experian dan TransUnion.

Baca Juga: Frustrasi karena Atasan Suka Seenaknya Sendiri? Jangan Diam Saja, Bicarakan dengan Cara Ini!

Agen travel Precious Caroll punya saran sederhana: gunakan BNPL hanya kalau dana sebenarnya sudah ada, tapi belum cair. “Kalau ada promo dadakan, BNPL bisa bantu booking duluan,” ujarnya.

Sementara itu, Jackie Steele, perencana liburan Disney, mengakui banyak kliennya yang bisa mewujudkan impian ke Disney karena BNPL. Tetapi ia selalu mengingatkan: “Lihat juga cicilan bulanan dan jangan cuma fokus ke total harga.”

Kesimpulannya, layanan Buy Now, Pay Later bisa jadi solusi praktis untuk liburan, tapi tetap perlu strategi. Jangan sampai liburan yang seru justru jadi beban di kemudian hari. Kalau kamu udah siap bayar penuh, BNPL mungkin bisa kasih ruang napas ekstra.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: CNBC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X