Namun, ada solusi yang mungkin lebih mudah daripada mengejar kenaikan gaji instan. Berikut beberapa tips simpel untuk mengerem kebiasaan belanja impulsif:
Pakai aturan 50/30/20. Alokasikan 50% gaji untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan pastikan 20% masuk ke tabungan.
Kasih waktu "pending". Sebelum beli barang yang tidak mendesak, tunggu dulu 24 sampai 48 jam. Seringkali setelah emosi stabil, kita baru sadar kalau sebenarnya kita nggak butuh-butuh amat barang tersebut.
Baca Juga: Starbucks Gunakan Percakapan ChatGPT untuk Membantu Konsumen Mendapat Rekomendasi Minuman
Otomatisasi tabungan. Atur agar uang tabungan atau cicilan utang langsung terpotong saat gaji masuk. Kalau uangnya sudah disisihkan sejak awal, godaan untuk belanja jadi berkurang.
Coba tantangan tanpa belanja. Sesekali, cobalah sebulan tanpa beli barang nggak penting sama sekali. Misalnya, beli sepatu warna maroon cuma biar matching sama blus kamu. Ini cara ampuh buat melatih disiplin diri.
Mengatur keuangan memang nggak selalu soal angka di slip gaji, tapi soal bagaimana kita memberi jeda sebelum memutuskan untuk mengeluarkan uang. Terkadang, rem yang pakem jauh lebih penting daripada gas yang kenceng.
Artikel Terkait
Pusbuk Buka Lowongan Kerja dan Seleksi Pengisi Suara Buku Audio 2026, Kesempatan untuk Talenta Voice Over
Komnas Perempuan Buka 2 Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Tersedia dan Cara Melamarnya
Sinopsis 'Ghost In The Cell', Film Berlatar Penjara Bertabur Aktor Terkenal Garapan Joko Anwar
Film 'Ghost In The Cell' Jadi Refleksi Keresahan Joko Anwar terhadap Situasi Absurd di Indonesia
Mengapa Bertahan Terlalu Lama di Satu Pekerjaan Terkadang Bisa Bikin Kamu Susah Maju?
Masih Suka Menyimpan Ini di Dompet? Bisa Berisiko Tanpa Disadari
Tanpa ART? Peralatan Ini Bisa Jadi “Asisten” Baru di Rumah Saat Ritme Kembali Sibuk