PejuangKantoran.com - Masyarakat Indonesia sekarang ini sudah semakin melek finansial. Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan meningkat dari 49,68% (2022) menjadi 66,46% (2025).
Peningkatan ini disebabkan oleh akses ke produk finansial yang semakin mudah. Hanya saja, masyarakat masih perlu mempelajari lebih jauh produk keuangan yang mereka miliki.
Salah satunya, banyak nasabah yang masih belum cukup memahami fungsi produk asuransi. Padahal, memiliki pengetahuan produk secara mendalam bisa sangat berpengaruh pada keputusan finansial kita ke depan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Research Associate di Nusantics untuk Lulusan S2 Biologi Molekuler atau Biokimia
Misalnya, banyak orang yang mengira asuransi sama dengan tabungan, dan merupakan produk investasi. Namun Indonesia Financial Group (IFG), yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia, menegaskan, asuransi itu bukan tabungan. Dan, asuransi bukan investasi.
IFG menggunakan momen Hari Konsumen Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 April untuk memberikan pemahaman, bahwa asuransi adalah instrumen perlindungan.
Asuransi dirancang untuk meminimalisasi kerugian finansial kalau terjadi hal-hal tak terduga, seperti sakit, kecelakaan, atau risiko lain yang bisa mengguncang kondisi keuangan kita. Kalau sudah memahami hal ini, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak.
"Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan serta memastikan manfaat yang diterima benar-benar optimal," ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji.
Sebelum membeli polis asuransi, ada baiknya kamu memahami hal-hal berikut lebih dulu:
Kenali dulu kebutuhan kamu
Baca Juga: Pekerjaan Entry-Level Makin Berkurang, Lalu Bagaimana Fresh Graduate Bisa Masuk Dunia Kerja?
Setiap orang punya profil risiko yang berbeda. Kebutuhan kamu yang masih lajang tentu tidak sama dengan rekan kerja kamu yang sudah punya tanggungan.
Karena itu, cari tahu dulu jenis perlindungan apa yang paling relevan buat kamu, apakah itu asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan, atau aset lainnya. Jangan beli hanya karena ditawari, tapi karena memang butuh.
Baca polis dengan teliti
Polis asuransi adalah kontrak sah antara kamu dan perusahaan asuransi. Di dalamnya ada informasi penting: data tertanggung, nama penerima manfaat, besaran uang pertanggungan, hingga ketentuan pengecualian.
Artikel Terkait
Wisata Kreatif Jakarta Buka Rekrutmen Magang Tim Sosial Media, Ini Detailnya
Mid-Career Drop Lebih Sering Terjadi pada Perempuan. Begini Cara Menanganinya dengan Baik!
Mengenal Claude: Fitur, Model, dan Keunggulannya yang Bikin Orang Mulai Melupakan ChatGPT
Setelah 15 Tahun Menjabat, Tim Cook Resmi Mundur dari Posisi CEO Apple. Siapa Penggantinya?
Karier Stagnan Bukan Satu-satunya Dampak Karena Internal Mobillity Rate di Perusahaan Rendah. Cek Lainnya!
The Power of Kepepet, Kenapa Kita Justru Paling Produktif Menjelang Deadline?
“Ta-Da List”, Cara Sederhana Biar Tetap Produktif Tanpa Tekanan