PejuangKantoran.com - Kalau to-do list sering terasa bikin stres, mungkin masalahnya bukan di kamu, tapi di cara kita melihat produktivitas.
Ada satu metode sederhana yang mulai banyak digunakan: “ta-da list”.
Alih-alih menulis apa yang harus dikerjakan, metode ini justru fokus pada apa yang sudah selesai.
Ta-da list adalah daftar berisi hal-hal yang sudah kamu lakukan dalam sehari.
Mulai dari pekerjaan besar sampai hal kecil seperti membalas email, olahraga, atau sekadar menyelesaikan tugas rumah.
Konsepnya sederhana: daripada terus mengejar daftar yang belum selesai, kamu mengakui apa yang sudah tercapai.
Baca Juga: 4 Cerita Seru Di Balik Pembuatan 'Para Perasuk', Angga Yunanda Kerepotan Jadi Manusia Silver
Kenapa Lebih Efektif?
Masalah utama dari to-do list adalah rasa “tidak pernah cukup”. Daftar selalu bertambah, dan yang tersisa sering terasa lebih besar daripada yang sudah selesai.
Ta-da list bekerja sebaliknya.
Dengan melihat apa yang sudah dilakukan, otak mendapat positive reinforcement yang bisa meningkatkan motivasi.
Efeknya:
-
Lebih merasa produktif
-
Tidak mudah overwhelmed
-
Lebih percaya diri untuk lanjut ke tugas berikutnya
Artikel Terkait
Hati-hati, Selama Kontrak Belum Ditandatangani, Perusahaan Bisa Membatalkan Penawaran Kerja
Malas Pulang Telat, Hampir 16% Karyawan Lebih Suka Kumpul bareng Tim di Jam Makan Siang
5 Kualitas Manajer yang Bisa Menjadi Pemicu Turnover Karyawan yang Tinggi
Office Politics Tidak Selalu Negatif, Kenali Indikasinya Agar Kamu Tidak Salah Langkah
Ketika Ada Peluang Karyawan Kontrak Menjadi Karyawan Tetap, Lakukan 7 Langkah Ini!
7 Etiket Mengirim Email yang Mulai Terlupakan, Penerima 'CC' Ternyata Tak Perlu Membalas
8 Fungsi Claude untuk Tugas-tugas yang Paling Gampang, Cocok buat Pemula!
Mid-Career Drop Lebih Sering Terjadi pada Perempuan. Begini Cara Menanganinya dengan Baik!
Mengenal Claude: Fitur, Model, dan Keunggulannya yang Bikin Orang Mulai Melupakan ChatGPT
Karier Stagnan Bukan Satu-satunya Dampak Karena Internal Mobillity Rate di Perusahaan Rendah. Cek Lainnya!