Menanggapi situasi ini pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabiliyas dan kredibiltas bangsa. “Dan ini juga berlaku untuk kredibilitas pasar modal, melalui beberapa langkah strategis,” ujar Airlangga kepada wartawan di luar kantor Dana Kekayaan Negara Danantara Indonesia, Reuters (30/01/2026).
Pemerintah, seperti yang disampaikan oleh Airlangga, termasuk meningkatkna fokus pada rencana demutualisasi (mengubah struktur kepemilikan dan tata kelola) Bursa Efek Indonesia (IDX), yang sudah direncanakan sebelum kejatuhan pasar.
Selain itu juga akan menggandakan free float saham menjadi 15%, sebagaimana diumumkan oleh otoritas pasar keuangan sehari sebelumnya. Free float adalah persentase saham perusahaan yang dimiliki publik dan aktif diperdagangkan tidak dikunci oleh pemilik pengendali, pemerintah, atau pemeganga saham strategis. ***