Di sisi lain, Morningstar melihat tren ini sebagai cerminan meningkatnya minat investor global terhadap instrumen keuangan berbasis nilai. Robert Edwards dari Morningstar Indexes menyatakan bahwa pendekatan berbasis aturan yang transparan membantu memastikan prinsip yang diinginkan klien diterapkan secara konsisten dan objektif.
Langkah inovatif ini juga didukung oleh kondisi keuangan Bank Vatikan yang relatif solid. Dalam laporan tahunan terakhir, IOR mencatat laba bersih sebesar 32,8 juta euro pada tahun 2024, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh penguatan infrastruktur digital, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang manajemen aset.
Dengan peluncuran dua indeks saham ini, Bank Vatican tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pengelola dana institusi Katolik dunia, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa prinsip iman dan etika dapat berjalan seiring dengan profesionalisme dan kinerja dalam sistem keuangan global.