Di sisi lain, Morningstar melihat tren ini sebagai cerminan meningkatnya minat investor global terhadap instrumen keuangan berbasis nilai. Robert Edwards dari Morningstar Indexes menyatakan bahwa pendekatan berbasis aturan yang transparan membantu memastikan prinsip yang diinginkan klien diterapkan secara konsisten dan objektif.
Langkah inovatif ini juga didukung oleh kondisi keuangan Bank Vatikan yang relatif solid. Dalam laporan tahunan terakhir, IOR mencatat laba bersih sebesar 32,8 juta euro pada tahun 2024, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh penguatan infrastruktur digital, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang manajemen aset.
Dengan peluncuran dua indeks saham ini, Bank Vatican tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pengelola dana institusi Katolik dunia, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa prinsip iman dan etika dapat berjalan seiring dengan profesionalisme dan kinerja dalam sistem keuangan global.
Artikel Terkait
Elon Musk Bilang, 10-20 Tahun Lagi Orang Sudah Tidak Perlu Menabung Dana Pensiun
ORI029 Resmi Ditawarkan, Perempuan dan Generasi Milenial bakal Mendominasi Pembelian SBN Ritel Lagi?
Harga Kost di Pusat Kota Melonjak, Ini Area Alternatif Strategis untuk Pekerja Jakarta
8 Istilah Investasi yang Perlu Kamu Pahami sebelum Membeli Obligasi Ritel Seri ORI029
Lonjakan Investor Ritel Dorong Penguatan Sistem dan Literasi Transaksi Digital
Jangan Ikut-Ikutan Panik dengan Kondisi Industri Pasar Modal Indonesia Belakangan Ini
Ini Penyebab Orang yang Ditagih Utang Lebih Galak Menurut Psikiater IPB University
Siap-siap Terima THR Lebaran, Ini Tips Self Control Agar Duit Kamu Tak Langsung Lenyap
Mengenal ORI029: Pilihan Investasi Aman untuk Tumbuh dan Berdaya
Gaya Hidup Jalan, Keuangan Tetap Aman: Tips Anak Muda Mengelola Uang di Era Digital 2026