PejuangKantoran.com - Jessica Iskandar terpaksa menjual Small Boy Chanel Handbag miliknya karena butuh uang. Walaupun tidak semua tas desainer berpotensi dijadikan investasi, kamu sebenarnya bisa dengan bijaksana berinvestasi dalam tas tangan. Dengan catatan, designer handbag kelas atas yang dipakai sebagai simbol mega status.
Baca Juga: Jessica Iskandar Jual Tas Chanel-nya, Benarkah Tas Desainer Bisa Jadi Investasi yang Menguntungkan?
Pada tahun 2019, designer handbag dinobatkan oleh Knight Frank sebagai investasi koleksi nomor satu, mengalahkan benda-benda seni, perangko, dan wiski langka. Tetapi tas tangan yang mereka lacak berasal dari sekumpulan kecil merek ternama; yaitu Hermes, Chanel, Louis Vuitton dan Gucci. Khususnya Hermes Birkin, yang jauh melampaui semua rivalnya. Tahun 2019 saja, seri The Birkin meningkat nilainya sebesar 13%.
Jadi, meskipun emas dan Bitcoin adalah lindung nilai yang baik terhadap inflasi, saat ini tas tangan desainer bisa jadi investasi alternatif yang akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Saat lockdown di Inggris, obral tas desainer terbaru di balai lelang Christie terjual habis, menghasilkan 1,34 juta poundsterling.
Lalu, apa rekomendasi tas tangan desainer yang bisa dijadikan investasi? Menurut data "2022 Clair Report" dari Rebag (situs penjualan ulang barang mewah), ada tiga brand utama yang paling layak jadi investasi:
Baca Juga: Metode TikTok Ini Bisa Meningkatkan Produktivitas dan Mental Health Kamu
Hermes
Hermes memiliki tingkat eksklusivitas yang ekstrim. Dengan cerdik, brand ini membuat pelanggannya sangat sulit membeli salah satu tas mereka yang baru. Mereka harus menunggu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk mendapatkan janji untuk membeli satu dari toko. Itupun, mereka tidak bisa memastikan tas mana yang akan tersedia untuk dibeli. Hermes juga menaikkan harga tas mereka setiap tahun, yang membuat nilai pasar sekunder (penjualan barang bekas) mereka tetap tinggi.
Gaya yang paling dicari adalah Kelly dan Birkin. Tas tangan termahal yang pernah dijual adalah Birkin kulit buaya putih Himalaya dilengkapi berlian, yang dijual di Christie pada 2017 seharga 379.261 dólar (sekitar Rp5.933.272.862). Bahkan, 10 tas tangan Hermès termahal yang pernah dilelang semuanya adalah Birkin kulit buaya.
Baik Kelly maupun Birkin mengalami peningkatan nilai tahunan sekitar 12 – 14%. Harga Birkin dapat sangat bervariasi tergantung jenis kulitnya, apakah kulit eksotis (seperti buaya), dan apakah logam mulia atau permata merupakan bagian dari tas.
Baca Juga: Ternyata Bukan Gen Z yang Lebih Suka Work From Home!
Chanel
Kalau kamu investor pemula, Chanel adalah pilihan yang populer dan andal untuk memulai investasi mode. Chanel Flap Bag 2.55 merupakan desain abadi yang memungkinkan kamu mudah menemukan pembeli kalau kamu memutuskan untuk menjualnya. Nilai Flap Bag sudah meningkat 132% selama 10 tahun terakhir.
Menurut situs web Open for Vintage, nilai eceran tas ini meningkat sekitar 3% setiap tahun. Saat dijual kembali harganya juga bertahan, jadi bisa menjadi investasi yang bagus jika kulit dan perangkat kerasnya dalam kondisi baik.
Tas tangan lain yang bisa jadi investasi adalah Chanel Boy Bag seperti milik Jessica Iskandar. Tas ini baru diperkenalkan pada 2011 tetapi sudah sangat populer dan masih terus berjalan. Harganya sudah naik dua kali lipat dan cenderung mempertahankan nilainya saat dijual kembali.
Louis Vuitton
Louis Vuitton Neverfull tetap populer karena kenaikan harganya secara berkala dan permintaan yang tetap tinggi. Neverfull salah satu tas Louis Vuitton yang paling sukses sepanjang masa. Muncul dalam pilihan bahan yang tak ada habisnya, dalam edisi terbatas, dan kolaborasi dengan selebriti. Yang terbaik adalah menggunakan salah satu versi edisi terbatasnya yang langka karena cenderung bisa dijual kembali setidaknya dua kali lipat dari harga aslinya.
Di luar tiga brand tersebut, ada beberapa brand lain dengan nilai yang lebih rendah, seperti Gucci (khususnya Bamboo Bag, Queen Margaret, GG Marmont, dan Jackie Bag), Fendi Baguette, Small Lady Dior My ABCDior Bag, Saint Laurent Nano Sac de Jour Handbag, atau Marc Jacobs Carolyn Crocodile Bag.